Konten dari Pengguna

Obat Anyang-anyangan dan Cara Membuat Ramuan Herbal untuk Mengatasinya

Artikel Kesehatan
Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
30 Mei 2022 17:31 WIB
·
waktu baca 5 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi penyakit anyang-anyangan. Foto: KumparanMom
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyakit anyang-anyangan. Foto: KumparanMom
ADVERTISEMENT
Anyang-anyangan adalah kondisi buang air kecil (BAK) tidak normal yang ditandai dengan rasa nyeri, panas, dan ketidaknyamanan. Gangguan ini biasanya disebabkan oleh terjadinya peradangan seperti kemerahan, bengkak, dan panas pada saluran kencing.
ADVERTISEMENT
Kondisi ini biasanya lebih banyak dialami oleh wanita karena saluran kencing/uretra-nya lebih pendek dibanding pria. Sehingga bakteri bisa mudah menginfeksi saluran kencing wanita. Apabila keadaan ini tidak segera diobati akan semakin parah bahkan bisa berlanjut pada gangguan ginjal dan prostat.
Mengutip buku Cerdas Mengenali Penyakit & Obat yang diterbitkan oleh PT Mizan Publika, kondisi ini disebabkan oleh masuknya bakteri Eschereschia coli atau E. coli yang masuk ke dalam saluran kencing. Bakteri ini berasal dari rectum/dubur, yang dengan leluasa dapat berpindah ke uretra.
Disarankan untuk banyak minum air jika mengalami ayang-anyangan. Namun, apabila kondisi tersebut dirasa sangat mengganggu segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Sebab, jenis obat harus disesuaikan dengan tipe bakteri yang ditemukan dalam urine dan kondisi Anda.
ADVERTISEMENT
Melansir laman MayoClinic, anyang-anyangan akibat infeksi sederhana biasanya dapat diatasi dengan obat antibiotik seperti trimethoprim/sulfamethoxazole, nitrofurantoin, fosfomycin, cephalexin, dan ceftriaxone. Namun perlu diingat kembali, pasien yang diberikan antibiotik dari golongan ini harus mengikuti anjuran dosis dari dokter selama mengonsumsinya.
Selain yang disebutkan di atas, obat penghilang rasa nyeri seperti aspirin, parasetamol, dan ibuprofen juga dapat mengatasi nyeri akibat gangguan pada sistem saluran kemih. Akan tetapi, pastikan Anda selalu mengonsumsi obat sesuai petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan dan menghentikan penggunaan obat jika gejala tidak kunjung berkurang atau semakin parah.
Di samping obat-obatan kimia, ada juga ramuan herbal yang dapat mengurangi dan mencegah penyakit anyang-anyangan. Apa saja? Simak ulasannya di bawah ini.
Ilustrasi penyakit anyang-anyangan. Foto: KumparanMom

Obat Alami untuk Anyang-Anyangan

Berikut ini adalah beberapa ramuan herbal yang dapat dibuat dengan mudah di rumah untuk mengurangi dan mencegah kondisi anyang-anyangan yang dihimpun dari beberapa sumber.
ADVERTISEMENT

1. Gendola

Gendola atau basella rubra linn merupakan tumbuhan liar yang biasanya merambat pada pagar, atau pergola sebagai tanaman hias dengan panjang sampai 6 cm. Tanaman ini mengandung saponin, vitamin A, B, dan C, glucan c, karoten, asam organic, serta mucopolyscharida.
Dijelaskan dalam buku Sehat Alami dengan Herbal terbitan PT Gramedia Pustaka Utama, semua bagian tanaman ini dapat mengobati berbagai penyakit seperti radang usus buntu (appendicitis), disentri, ambien, radang kandung kencing, kencing sedikit, dan sakit anyang-anyangan.
Cara membuat ramuannya, siapkan 70 g daun segar yang sudah dicuci bersih, lalu rebus dengan air secukupnya. Setelah dingin dapat langsung diminum seperti air teh.

2. Tanaman Anyang-Anyangan

Tanaman anyang-anyangan memiliki nama latin Elaeocarpus grandiflorus J.E. Smith. Di beberapa daerah di Indonesia dikenal dengan nama Ki ambit (Sunda) dan rejasa (Jawa). Tanaman ini dapat ditemukan di hutan terutama di pinggir air (tempat basah), di ketinggian di bawah 500 m dpl.
ADVERTISEMENT
Selain itu, tanaman ini juga diduga banyak mengandung minyak terbang, zat samak, saponin, serta mengandung senyawa alkaloid. Dengan banyaknya kandungan tersebut, tanaman anyang-anyangan berkhasiat untuk mengobati disentri dan nyeri pada kandung kemih.
Kulitnya dapat dimanfaatkan untuk mengobati radang ginjal dan sebagai obat luar menyembuhkan luka dan daunnya bisa menurunkan demam, mengatasi mual, kelesuan, dan sakit kuning. Selain itu, bijinya juga dapat dicampurkan pada jamu untuk mengobati penyakit anyang-anyangan, termasuk mengeluarkan batu kandung kemih dan mengatasi rasa sakitnya.
Cara membuat ramuannya yaitu cuci bersih 2-5 g buah anyang-anyangan yang sudah kering, lalu ditumbuk. Setelah itu rebus dengan 1 gelas air sampai tersisa ½ gelas. Dinginkan, saring, lalu minum air rebusannya sekaligus secara rutin 1 gelas sehari.
Ilustrasi ramuah herbal jambu biji. Foto: Pixabay

3. Jambu Biji

ADVERTISEMENT
Jambu biji berasal dari Amerika Tropik yang tumbuh pada tanah gembur maupun liat di tempat terbuka dan mengandung air cukup banyak. Tanaman jambu biji sering tumbuh liar dan dapat ditemukan pada ketinggian 1-1.200 m dpl.
Setiawan Dalimartha menjelaskan dalam bukunya Atlas Tumbuhan Obat Indonesia, di dalam daun jambu biji mengandung tanin, minyak atsiri (eugenol), minyak lemak, damar, zat samak, triterpenoid, asam malat, dan asam apfel. Sedangkan pada buahnya mengandung asam amino, pektin, kalsium, fosfor, besi, magnesium, dan vitamin (A, B1, dan C).
Umumnya, bagian yang biasanya digunakan dalam mengatasi berbagai penyakit pada tumbuhan ini yaitu, daun, buah mengkal, ranting muda, dan akar. Untuk mengobati anyang-anyangan yang dibutuhkan hanya daunnya.
Cara membuatnya, siapkan dan rebus sekitar 15-30 g daun segar atau 2,5-4,5 g daun kering. Lalu air rebusan yang sudah siap tersebut dapat diminum baik dalam keadaan dingin maupun hangat.
ADVERTISEMENT

4. Buah Sirsak

Menyadur buku 262 Tumbuhan Obat dan Khasiatnya yang ditulis Arief Hariana, buah sirsak mengandung berbagai macam protein, kalsium, fosfor, vitamin A, dan vitamin C. Sedangkan kandungan yang dimiliki pada batang dan daunnya kaya akan tanin, fitosterol, kalsium oksalat, serta alkaloid murisine.
Buah ini termasuk ke dalam anggota Famili Annonaceae yang bersifat manis (buah masak) dan memiliki manfaat sebagai astrigen (daun dan buah mentah), antibakterim dan antikejang. Untuk mengobati anyang-anyangan, kupas buah sirsak setengah masak, potong-potong menjadi bagian yang kecil beserta buah bijinya.
Kemudian tambahkan gula dan garam secukupnya, lalu rebus dengan air secukupnya hingga mendidih. Setelah itu, makan hasil rebusan tersebut berikut dengan airnya seperti makan kolak. Ulangi konsumsi ramuan herbal itu sampai sembuh.
ADVERTISEMENT
(IMR)