Penyebab dan Cara Menghilangkan Stretch Mark pada Remaja yang Perlu Diketahui

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana cara menghilangkan stretch mark pada remaja? Stretch mark merupakan garis-garis halus di kulit yang berwarna putih kemerahan, kecokelatan, atau kehitaman.
Mengutip Beauty Undercover For Muslimah oleh Davrina Rianda (2017: 65), stretch mark terbentuk akibat kulit meregang sampai maksimal yang berakibat jaringan elastis di bawahnya robek. Robekan yang terjadi di lapisan bawah kulit inilah yang memunculkan guratan-guratan halus pada kulit.
Stretch mark biasanya timbul di kulit perut, daerah payudara, pinggul, bokong, dan paha bagian dalam. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja yang mengalami peregangan kulit atau perubahan hormon pada masa pubertas, termasuk remaja.
Penyebab Stretch Mark pada Remaja
Pada awalnya, stretch mark muncul sebagai garis-garis halus berwarna kemerahan yang terlihat menonjol dan memiliki tekstur yang berbeda dari kulit di sekitarnya. Stretch mark pada remaja umumnya terjadi saat mengalami masa pertumbuhan atau penambahan berat badan.
Stretch mark muncul karena kulit mengalami peregangan selama pubertas. Menurut Kids Health, pada remaja yang memiliki kulit lentur, stretch mark tidak muncul terlalu banyak. Akan tetapi, pada remaja yang kulitnya kurang lentur, akan mudah menimbulkan stretch mark.
Selain itu, penyebab stretch mark pada remaja lainnya adalah kenaikan berat badan. Penambahan berat badan menyebabkan bagian tubuh membesar sehingga memicu peregangan kulit. Hal ini dapat menyebabkan produksi kolagen normal (protein utama yang membentuk jaringan di kulit) terganggu. Akibatnya, kulit bisa mengalami stretch mark.
Kemunculan stretch mark tidak hanya dipengaruhi kualitas dan kekuatan kulit, tapi juga dipengaruhi oleh faktor-faktor kesehatan secara umum, nutrisi, hidrasi, keturunan, kondisi lingkungan, makanan dan minuman yang dikonsumsi, gaya hidup, dan lain sebagainya.
Selain itu, sejumlah kondisi medis tertentu seperti depresi, stres, dan kondisi lainnya dapat mempengaruhi munculnya stretch mark pada kulit.
Cara Menghilangkan Stretch Mark pada Remaja
Sebenarnya, stretch mark yang dialami remaja adalah hal yang normal terjadi selama masa pubertas. Selain itu, stretch mark bukanlah penyakit serius yang berbahaya.
Kendati demikian, sebaiknya stretch mark tidak dibiarkan begitu saja. Sebab, kemunculan stretch mark dapat mengganggu penampilan dan menimbulkan rasa tidak percaya diri. Dikutip dari Mayo Clinic, berikut beberapa cara menghilangkan stretch mark pada remaja yang bisa dilakukan.
Menggunakan krim, losion, atau gel retinoid. Retinoid merupakan turunan vitamin A. Krim tersebut dapat dioleskan ke kulit untuk membangun kembali serat kolagen kulit dan membuatnya tampak seperti kulit normal.
Melakukan terapi laser. Terapi ini dapat merangsang produksi kolagen dan elastin kulit sehingga garis-garis kulit dapat memudar.
Melakukan tindakan mikrodermabrasi. Tindakan ini menggunakan alat yang berisi kristal dan ditiupkan ke kulit. Dengan demikian, lapisan halus pada kulit dapat dihilangkan dan merangsang pertumbuhan kulit yang lebih elastis.
Menggunakan terapi frekuensi radio non-ablatif. Terapi ini melibatkan perawatan dengan perangkat frekuensi radio khusus untuk meningkatkan pertumbuhan kolagen sehingga stretch mark bisa cepat memudar.
Melakukan perawatan Ultherapy. Terapi ini menggunakan gelombang ultrasonik untuk meningkatkan pertumbuhan kolagen sehingga bisa memberikan elastisitas pada kulit.
Beberapa perawatan di atas dapat diberikan untuk memperbaiki tampilan stretch mark. Meskipun begitu, perlu dipahami hasil yang efektif berbeda bagi setiap orang. Jadi, harus berkonsultasi dengan dokter kulit terlebih dahulu untuk mendapatkan rekomendasi perawatan kulit yang tepat.
(SFR)
