Konten dari Pengguna

Penyebab dan Cara Mengobati Telinga Sakit yang Bisa Dilakukan

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi telinga sakit. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi telinga sakit. Foto: Pixabay

Pernah mengalami sakit telinga? Sakit telinga rasanya mungkin bervariasi, bisa berupa telinga terasa berdenyut, tertusuk-tusuk, atau gangguan lainnya.

Telinga sakit sebenarnya kondisi umum yang dapat dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Pada dasarnya, kondisi ini dapat terjadi pada salah satu atau kedua telinga, tergantung dari penyebabnya.

Penyebab Telinga Sakit

Telinga merupakan pancaindra manusia yang berfungsi sebagai indra pendengar. Telinga terdiri atas tiga bagian utama, yaitu bagian luar, tengah, dan dalam.

Mengutip Anatomi Fisiologi oleh Ayuda Nia Agustina, dkk. (2022: 196), bagian luar dan tengah berfungsi untuk menyalurkan gelombang suara dari udara ke telinga dalam yang berisi cairan untuk memperkuat energi suara dalam proses tersebut.

Sedangkan telinga dalam berfungsi mengubah gelombang suara menjadi impuls-impuls saraf. Itu yang membuat telinga dapat mendengar dan sangat penting untuk fungsi keseimbangan.

Ilustrasi pemeriksaan telinga. Foto: Pixabay

Gangguan pada salah satu atau seluruh bagian tersebut akan memicu rasa sakit atau nyeri pada telinga. Beberapa penyebab telinga sakit di antaranya:

1. Infeksi pada Telinga

Telinga sakit dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau jamur di saluran telinga tengah atau di belakang gendang telinga. Infeksi tersebut dapat berubah menjadi bisul atau mengenai seluruh liang telinga.

Selain itu, sakit telinga juga dapat disebabkan karena terjadinya infeksi pada saluran telinga luar. Infeksi ini dapat menimbulkan keluarnya lendir yang menyumbat liang telinga.

2. Gejala Flu

Flu sering kali disertai dengan hidung tersumbat sehingga dapat menyebabkan sakit telinga ringan. Kondisi ini biasanya akan hilang jika sudah pulih dari flu.

3. Kotoran Telinga

Kotoran telinga dihasilkan dalam jumlah kecil untuk melindungi saluran telinga dan dibuang secara alami. Ketika kotoran telinga menumpuk hingga mengeras, hal tersebut dapat menyebabkan rasa sakit dan mengganggu pendengaran.

Cara Mengobati Telinga Sakit

Ilustrasi salah satu cara mengobati telinga sakit adalah memberikan obat tetes telinga. Foto: Pixabay

Telinga sakit bisa menjadi hal yang sangat mengganggu, apalagi jika disertai gejala-gejala lain, seperti rasa gatal dan nyeri yang terus-menerus. Penanganan sakit telinga dapat dilakukan sesuai dengan penyebabnya.

Dikutip dari Anda Dokter Keluarga Anda oleh Dhiana Ayudhitya dan Inggriani Tjuatja (2012: 83-84), berikut beberapa cara mengobati telinga sakit yang bisa dilakukan.

1. Penggunaan Obat Tetes Telinga

Gunakan obat tetes telinga untuk membersihkan dan melunakkan kotoran yang menumpuk di telinga. Setelah ditetesi obat, kotoran akan melarut atau hancur dalam beberapa hari, lalu keluar dengan sendirinya. Selain dengan obat tetes telinga, Anda bisa juga menggunakan minyak zaitun.

2. Minum Obat Pereda Nyeri

Minum obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti ibuprofen dan paracetamol yang berguna untuk mengendalikan rasa sakit yang disebabkan oleh infeksi telinga.

Obat pereda nyeri umumnya aman digunakan dengan atau tanpa antibiotik. Namun, tetap pastikan untuk mengikuti petunjuk dosis pada label kemasan.

3. Konsultasi dengan Dokter

Pada dasarnya, tidak semua orang dapat memahami rasa sakit yang timbul pada telinga. Sebab itu, satu-satunya cara untuk mengetahui penyebab telinga sakit adalah melakukan konsultasi ke dokter.

Dokter biasanya akan melakukan serangkaian pemeriksaan dan memberikan resep obat sesuai dengan masalah telinga. Misalnya, untuk sakit telinga yang disebabkan oleh infeksi, dokter akan memberikan obat tetes telinga yang berisi antibiotik, antijamur, atau kortikosteroid.

Jika infeksinya berat atau yang terinfeksi adalah telinga tengah, dokter mungkin akan memberikan antibiotik oral. Selain itu, dokter juga dapat melakukan tindakan pembersihan liang telinga dengan peralatan khusus.

(SFR)