Penyebab Leher Belakang Sakit sampai Kepala dan Cara Mengatasinya

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pernahkah Anda mengalami rasa sakit di bagian belakang leher yang menjalar hingga kepala? Kondisi ini sering kali membuat aktivitas sehari-hari terganggu, terutama jika disertai rasa pusing, tegang, atau nyeri saat menoleh.
Penyebab leher belakang sakit sampai kepala ini bisa karena oleh berbagai faktor, mulai dari postur tubuh yang buruk, ketegangan otot, hingga gangguan saraf. Artikel ini akan membahas penyebab umum kondisi ini lebih lanjut dan cara mengatasinya.
Penyebab Leher Belakang Sakit sampai Kepala
Merujuk informasi yang dituliskan dalam laman Verywell Health, leher belakang sakit sampai kepala bisa disebabkan oleh berbagai kondisi seperti:
1. Ketegangan Otot
Ketegangan otot leher adalah penyebab paling umum dari nyeri leher yang menjalar ke kepala. Biasanya terjadi karena:
Postur tubuh yang buruk saat duduk atau bekerja di depan komputer terlalu lama
Posisi tidur yang salah, seperti menggunakan bantal yang terlalu tinggi atau rendah
Gerakan mendadak yang membuat otot leher tegang
2. Saraf Terjepit
Saraf di area leher bisa mengalami tekanan akibat herniasi diskus (saraf kejepit) atau penyempitan tulang belakang (stenosis spinal). Gejalanya berupa:
Nyeri yang menjalar dari leher ke kepala
Kesemutan atau mati rasa di bahu dan lengan
Kesulitan menoleh ke kanan atau kiri
3. Cervicogenic Headache (Sakit Kepala dari Leher)
Sakit kepala cervicogenic berasal dari gangguan pada leher, seperti cedera otot, sendi yang tegang, atau saraf terjepit. Gejalanya yang paling umum, yakni:
Nyeri tumpul yang dimulai dari leher lalu menjalar ke kepala.
Rasa kaku di leher saat bergerak.
Nyeri di sekitar mata atau bagian belakang kepala.
4. Migrain atau Sakit Kepala Tegang
Migrain dan sakit kepala tipe tegang sering dikaitkan dengan ketegangan otot leher akibat stres atau kelelahan. Gejalanya berupa:
Nyeri berdenyut di satu sisi kepala.
Sensitivitas terhadap cahaya atau suara.
Mual atau muntah pada kasus migrain.
5. Cedera atau Trauma
Cedera akibat kecelakaan, terjatuh, atau benturan pada leher bisa menyebabkan peradangan otot dan gangguan pada sendi leher, yang kemudian menimbulkan nyeri yang menjalar ke kepala.
6. Arthritis Leher (Osteoarthritis Servikal)
Osteoarthritis servikal adalah kondisi degeneratif pada tulang dan sendi leher yang bisa menyebabkan nyeri kronis dan kekakuan. Gejalanya, yakni:
Nyeri leher yang bertambah buruk di pagi hari
Rasa kaku di leher dan bahu
Sakit kepala akibat tekanan pada saraf di leher
Cara Mengatasi Leher Belakang Sakit Sampai Kepala
Jika nyeri terjadi sesekali, cara mengatasinya bisa dengan melakukan peregangan, mengompres hangat, dan memperbaiki postur tubuh. Kemudian lakukan beberapa tips berikut:
Saat duduk, jaga agar punggung tetap tegak dan bahu rileks. Gunakan kursi ergonomis saat bekerja di depan komputer.
Lakukan peregangan secara rutin. Putar leher perlahan ke kanan dan kiri untuk mengurangi ketegangan. Lakukan peregangan bahu dan punggung setiap beberapa jam.
Pilih bantal yang dapat menopang leher dengan baik saat tidur. Hindari bantal yang terlalu tinggi atau terlalu datar.
Lakukan teknik relaksasi seperti yoga, meditasi, atau pernapasan dalam. Hindari terlalu banyak duduk atau bekerja tanpa istirahat.
Kurangi makanan yang memicu inflamasi seperti makanan tinggi gula dan lemak trans. Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik untuk menjaga kesehatan otot dan saraf.
Namun, jika rasa sakit tak kunjung membaik atau disertai gejala serius, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
(NDA)
