Penyebab Perut Bayi Kembung dan Berbunyi dan Cara Mengatasinya

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perut kembung pada bayi sering terjadi karena penumpukan gas di dalam rongga perut. Biasanya, kondisi ini membuat bayi rewel dan menangis sepanjang hari. Gejalanya ditandai dengan perut yang membuncit, nyeri dada, dan ulu hati.
Mengutip Buku Pintar Merawat Bayi 0-12 Bulan karya dr. Suririnah (2009), udara yang tertelan saat proses menyusui juga bisa menjadi penyebab perut kembung pada bayi. Dalam kondisi lain, keluhan ini juga bisa menjadi gejala dari berbagai penyakit serius seperti gangguan ginjal dan pencernaan.
Untuk mengetahui apakah perut bayi kembung atau tidak, Anda bisa mencoba meraba perutnya. Jika perut membesar dan terasa keras, maka bayi bisa saja mengalami keluhan tersebut.
Biasanya, perut bayi yang kembung mengeluarkan suara “bung-bung” ketika ditepuk ringan. Meski bukan termasuk masalah serius, para ibu dan ayah tetap harus mewaspadainya.
Bagaimana cara mengatasi perut bayi kembung dan berbunyi? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan dalam artikel berikut.
Cara Mengatasi Perut Bayi Kembung dan Berbunyi
Mengutip buku Mama Papa Wajib Tahu karya Ayu Bulan Febry, dkk., perut bayi kembung dan berbunyi bisa diatasi dengan cara disendawakan. Anda juga bisa membalurkan minyak telon di perut, tangan, dan kakinya untuk meredakan rasa tidak nyaman di perut bayi.
Kemudian, ganti baju bayi yang basah dengan baju kering. Gunakan gurita atau bedong agar bayi merasa lebih hangat. Jangan mengikatnya terlalu keras agar bayi tetap merasa nyaman.
Jika kondisi bayi tidak kunjung membaik, lakukan cara-cara di bawah ini untuk meredakan gejalanya:
Baringkan bayi dalam posisi telungkup. Kemudian, usap-usap atau tepuklah punggungnya agar mudah bersendawa.
Beri pijatan lembut pada tubuhnya, terutama di daerah perut, punggung, dan dada. Beberapa tepukan di bagian punggung juga bermanfaat untuk meredakan gejala kembung pada bayi.
Balurkan minyak telon dan parutan bawang merah di daerah perut, dada, dan punggung sambil meakukan pijatan lembut.
Mandikan bayi menggunakan air hangat.
Setelah itu, berikan minuman hangat untuk memancing si kecil bersendawa atau kentut.
Berikan obat antiflatulen seperti polysilane yang dicampurkan pada ASI atau susu formula.
Mengutip situs Medical News Today, terapi menyembuhkan perut bayi kembung dan berbunyi bisa dilakukan dengan bantuan pola makan yang baik. Para orang tua bisa mengonsultasikannya langsung dengan dokter spesialis anak terpercaya.
Selain menyembuhkan perut kembung, pola makan yang sehat juga bisa membuat bayi lebih aktif bergerak. Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:
Jangan berikan makanan terlalu banyak karena dapat memicu perut kembung.
Biarkan bayi makan secara perlahan. Makan terburu-buru akan memperbanyak jumlah gas yang tertelan bersama makanan.
Beri minuman hangat untuk memancing bayi bersendawa atau kentut.
Batasi minum melalui sedotan atau dari botol yang lubangnya kecil. Hal ini dapat menyebabkan banyak gas masuk ke lambung bayi.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa penyebab perut bayi kembung?

Apa penyebab perut bayi kembung?
Udara yang tertelan saat proses menyusui juga bisa menjadi penyebab perut kembung pada bayi.
Apakah perut bayi yang kembung berbahaya?

Apakah perut bayi yang kembung berbahaya?
Perut kembung pada bayi bukanlah masalah serius, namun para ibu dan ayah tetap harus mewaspadainya.
Bagaimana cara mengatasi perut kembung?

Bagaimana cara mengatasi perut kembung?
Perut bayi kembung dan berbunyi bisa diatasi dengan cara disendawakan. Anda juga bisa membalurkan minyak telon di perut, tangan, dan kakinya untuk meredakan rasa tidak nyaman di perut bayi.
