Konten dari Pengguna

Perbedaan Diclofenac Sodium dan Diclofenac Potassium

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan diclofenac sodium dan diclofenac potassium. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan diclofenac sodium dan diclofenac potassium. Foto: Pexels.com

Salah satu obat antiinflamasi non-steroid (OAINS) yang cukup populer adalah diclofenac. Obat ini biasanya diberikan untuk mengobati radang sendi, asam urat, migrain, sakit gigi, serta nyeri akibat operasi kecil dan trauma.

Obat ini hadir dalam dua bentuk utama, yaitu diclofenac sodium dan diclofenac potassium. Meski sama-sama bertujuan untuk mengatasi nyeri dan peradangan, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Perbedaan tersebut bukan hanya terletak pada bahan yang digunakan, tetapi juga menyangkut cara kerja higga kondisi medis yang ditangani. Memahami perbedaan keduanya berguna supaya dapat menentukan pilihan pengobatan yang tepat sesuai kebutuhan.

Apa Itu Diclofenac?

Ilustrasi perbedaan diclofenac sodium dan diclofenac potassium. Foto: Pexels.com

Diclofenac bekerja dengan menghambat enzim cyclooxygenase (COX), yaitu enzim yang memproduksi prostaglandin atau senyawa yang diproduksi tubuh selama peradangan.

Dengan menghalangi efek enzim COX dan menekan produksi prostaglandin, diclofenac membantu mengurangi nyeri dan pembengkakan secara efektif.

Mengutip buku Dasar Farmakologi dan Klinis karya Dede Dwi Nathalia dkk., obat ini tersedia dalam bentuk tablet oral, gel topikal, hingga suntikan. Adapun dalam bentuk oral, yang paling umum dijumpai adalah diclofenac sodium dan diclofenac potassium.

Keduanya mengandung zat aktif yang sama tetapi memiliki karakteristik yang berbeda dalam tubuh. Meski demikian, efek samping yang ditunjukkan kedua obat ini cukup mirip, termasuk gangguan saluran pencernaan, tukak lambung, masalah ginjal atau jantung, sakit kepala, kulit kemerahan hingga bengkak.

Baca Juga: Efek Samping Paracetamol dan Dosis Aman Mengonsumsinya

Perbedaan Diclofenac Sodium dan Diclofenac Potassium

Ilustrasi perbedaan diclofenac sodium dan diclofenac potassium. Foto: Pexels.com

Berikut beberapa hal utama yang membedakan antara diclofenac sodium dan diclofenac potassium.

1. Definisi

  • Diclofenac Sodium: Bentuk obat diclofenac yang mengandung ion natrium. Obat ini rancang untuk memberikan efek pengobatan jangka panjang dengan pelepasan lambat.

  • Diclofenac Potassium: Bentuk obat diclofenac yang mengandung ion kalium atau potasium. Obat ini memberikan efek yang lebih cepat dengan penyerapan yang lebih singkat.

2. Kecepatan Reaksi

  • Diclofenac Sodium: Obat ini bekerja lebih lambat dan kurang larut dalam air dibanding diclofenac potassium. Penyebabnya karena ion natrium memiliki daya tarik yang relatif lebih kecil terhadap molekul air.

  • Diclofenac Potassium: Kalium diklofenak bekerja lebih cepat dan lebih larut dalam air dibanding diclofenac sodium. Sebab, ion kalium memiliki luas permukaan yang besar sehingga memungkinkan lebih banyak molekul air untuk bereaksi dengannya.

3. Indikasi Penggunaan

  • Diclofenac Sodium: Karena obat ini membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan efeknya, diclofenac sodium tak cocok untuk nyeri akut dan berat, tetapi diperuntukkan pada nyeri kronis dan ringan.

  • Diclofenac Potassium: Obat diclofenac potassium lebih efektif karena menunjukkan pelepasan segera sehingga cocok untuk nyeri akut dan berat serta nyeri kronis dan ringan.

(SA)