Konten dari Pengguna

Mahasiswa P2MB UPI Selenggarakan Literasi Kondisi Fisik untuk Murid SD di Subang

Arya GR
Mahasiswa KFO FPOK UPI
30 November 2025 13:59 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Mahasiswa P2MB UPI Selenggarakan Literasi Kondisi Fisik untuk Murid SD di Subang
Subang — Mahasiswa Program Pemberdayaan Pada Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dari Program Studi Kepelatihan Fisik Olahraga menggelar kegiatan Literasi Kondisi Fi
Arya GR
Tulisan dari Arya GR tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Mahasiswa P2MB UPI Selenggarakan Literasi Kondisi Fisik untuk Murid SD di Subang
zoom-in-whitePerbesar
ADVERTISEMENT
Subang — Mahasiswa Program Pemberdayaan Pada Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dari Program Studi Kepelatihan Fisik Olahraga menggelar kegiatan Literasi Kondisi Fisik Anak Sekolah Dasar bagi murid SDN Ampera dan SDN Setragalih, Desa Belendung, Kecamatan Cibogo, Kab Subang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai bentuk gerak dasar sekaligus mengembangkan komponen kondisi fisik anak mulai dari kecepatan (speed), kelincahan (agility), kecepatan reaksi (quickness), kekuatan (strength), daya ledak (power), hingga daya tahan (endurance).
Mahasiswa P2MB UPI Selenggarakan Literasi Kondisi Fisik untuk Murid SD di Subang (1)
zoom-in-whitePerbesar
Acara ini dibagi menjadi tiga level rintangan sesuai kelompok kelas sehingga materi latihan dapat disesuaikan dengan kemampuan motorik dan kebutuhan perkembangan usia anak.
ADVERTISEMENT
Level 1 (Kelas 1–2): Dasar Koordinasi & Kelincahan
Rangkaian rintangan pada level ini difokuskan untuk meningkatkan koordinasi, kelincahan, serta pengenalan gerak fundamental.
Cross Hoping → Melatih agility, koordinasi kaki, dan keseimbangan.
Basket Run → Mengembangkan quickness dan kelincahan saat bergerak membawa bola.
Lempar Target → Meningkatkan kekuatan dasar lengan dan akurasi gerak.
Ladder Running → Melatih speed kaki dan footwork, memperkuat kontrol gerak.
Dengan latihan ini, siswa kelas rendah diperkenalkan pada gerakan sederhana yang menjadi fondasi kondisi fisik di tahap berikutnya.
Level 2 (Kelas 3–4): Pengembangan Speed, Agility, dan Power Dasar
Pada level ini, intensitas meningkat sehingga siswa dapat mengasah kemampuan fisik yang lebih kompleks.
Obstacle Sprint → Meningkatkan speed, quickness, dan kemampuan akselerasi.
ADVERTISEMENT
Rhythmic Jump → Mengembangkan power tungkai dan ritme gerak.
Double Arm Ball → Melatih kekuatan dan daya ledak bagian atas tubuh.
Lempar Target → Mengasah kontrol tenaga, kekuatan lengan, dan ketepatan.
Rintangan-rintangan ini dirancang untuk memperkuat transisi gerak, pengaturan kecepatan, serta kemampuan tubuh merespons perubahan arah.
Level 3 (Kelas 5–6): Tantangan Lanjutan untuk Power, Kekuatan, dan Kelincahan Kompleks
Siswa kelas tinggi diberikan latihan dengan kompleksitas gerak yang lebih tinggi dan menantang komponen fisik secara menyeluruh.
Obstacle Run & Slalom → Melatih speed, agility, dan quickness secara terpadu melalui sprint dan perubahan arah.
Lompat Jauh → Mengembangkan power dan kekuatan eksplosif pada otot tungkai.
Single Arm Push → Memperkuat otot lengan dan stabilitas tubuh bagian atas.
ADVERTISEMENT
Lempar Roket → Melatih kekuatan dan power lempar dengan jarak yang lebih jauh.
Latihan di level ini menekankan kemampuan koordinasi yang matang, kekuatan otot yang lebih berkembang, serta kontrol tubuh yang lebih baik.
Adit selaku koordinator kegiatan ini menyampaikan bahwa literasi kondisi fisik adalah bagian penting dari pendidikan olahraga sejak dini. “Anak-anak perlu memahami dan merasakan langsung bagaimana tubuh mereka bergerak. Setiap rintangan didesain untuk mengembangkan komponen fisik tertentu seperti kecepatan, kelincahan, kekuatan, hingga daya tahan,” jelasnya.
Guru dari SDN Ampera dan SDN Setragalih pun mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan pengalaman fisik yang bervariasi, aman, dan edukatif. Selain meningkatkan kebugaran, kegiatan ini juga menumbuhkan keberanian, semangat kompetitif positif, dan kerja sama antar murid.
ADVERTISEMENT
Melalui program ini, mahasiswa P2MB UPI berharap dapat menumbuhkan budaya hidup aktif pada anak-anak Desa Belendung sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar di wilayah Subang.