Konten dari Pengguna

Ternyata Kuliah Sistem Informasi Bukan Cuma Belajar Coding

aryaramadhan

aryaramadhan

sistem informasi s1 unpam

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari aryaramadhan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: Dokumentasi pribadi, 2026
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Dokumentasi pribadi, 2026

Waktu pertama kali memilih jurusan Sistem Informasi, saya sempat berpikir kalau kuliahnya bakal banyak tentang komputer dan coding. Apalagi sebelumnya saya memang punya latar belakang yang cukup dekat dengan komputer. Jadi saya kira nantinya sebagian besar yang dipelajari ya seputar membuat program.

Setelah mulai kuliah, ternyata tidak seperti yang saya bayangkan.Memang ada pembahasan tentang coding dan teknologi, tetapi ada juga materi yang berhubungan dengan bisnis, proses kerja perusahaan, pengelolaan data, sampai bagaimana sebuah sistem bisa digunakan untuk membantu pekerjaan.

Mulai Melihat Hubungan Teknologi dan Bisnis

Salah satu hal yang menurut saya menarik adalah ketika teknologi mulai dikaitkan dengan bisnis. Ternyata membuat sebuah sistem tidak bisa hanya memikirkan programnya saja.

Misalnya ada sebuah toko yang masih mencatat stok barang secara manual. Kalau ingin dibuatkan sistem, kita tidak bisa langsung menentukan fitur yang mau dibuat. Kita perlu tahu dulu bagaimana toko tersebut mencatat barang, bagaimana barang masuk dan keluar, sampai informasi apa yang sebenarnya dibutuhkan pemilik toko.

Dari contoh sederhana seperti itu saya mulai sadar kalau pemahaman tentang bisnis ternyata cukup penting dalam Sistem Informasi.

Coding Tetap Penting, Tapi Bukan Segalanya

Foto: Dokumentasi pribadi, 2026

Bukan berarti coding tidak penting. Tetap perlu dipelajari karena teknologi menjadi salah satu bagian dari Sistem Informasi.

Hanya saja, semakin dipelajari saya merasa kemampuan membuat program saja belum cukup. Kalau tidak memahami masalah yang ingin diselesaikan, sistem yang dibuat bisa saja berjalan dengan baik tetapi tidak terlalu berguna bagi penggunanya.

Karena itu, mahasiswa Sistem Informasi juga perlu belajar memahami kebutuhan pengguna dan proses bisnis yang ada.

Dari Sini Saya Mulai Memahami Sistem Informasi

Sebagai mahasiswa yang masih berada di awal perkuliahan, saya juga masih belajar memahami hal tersebut. Sebelumnya saya lebih melihat teknologi dari sisi pengguna. Sekarang saya mulai penasaran dengan apa yang terjadi di balik sebuah aplikasi.

Ketika menggunakan aplikasi untuk membeli barang, misalnya, ada data yang masuk dan diproses sampai akhirnya pesanan bisa dibuat. Begitu juga dalam bisnis. Data penjualan bisa digunakan untuk melihat barang yang paling banyak dibeli atau mengetahui kapan stok perlu ditambah.

Hal-hal seperti ini yang membuat saya mulai melihat Sistem Informasi dari sudut pandang yang berbeda.

Bisa Berguna untuk Dunia Kerja dan Bisnis

Menurut saya, pemahaman tentang teknologi dan bisnis bisa menjadi bekal yang cukup berguna setelah lulus nanti. Apalagi sekarang hampir semua bisnis mulai menggunakan teknologi untuk membantu kegiatan mereka.

Bagi saya sendiri, bagian bisnis cukup menarik karena memang sejak dulu saya tertarik dengan dunia usaha. Jadi ketika kuliah Sistem Informasi ternyata ada pembahasan tentang bagaimana teknologi digunakan dalam bisnis, saya merasa keduanya bisa saling berhubungan.

Mungkin saya belum bisa langsung memahami semuanya sekarang. Tapi dari perkuliahan yang sudah dijalani, saya mulai mengerti bahwa Sistem Informasi bukan sekadar belajar coding. Ada teknologi, ada data, ada proses bisnis, dan yang paling penting ada masalah yang perlu dicari solusinya.