Konten dari Pengguna

Hiu Sirip Hitam Ternyata Bisa Mendengar Suara dari Jarak Puluhan Meter

Ashrifurrahman

Ashrifurrahman

Dosen Departemen Biologi, FMIPA, Universitas Andalas

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ashrifurrahman tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hiu sirip hitam, blacktip shark. Sumber; Generate GPT
zoom-in-whitePerbesar
Hiu sirip hitam, blacktip shark. Sumber; Generate GPT

Lautan sering dibayangkan sebagai dunia yang sunyi, padahal bagi hewan laut, suara adalah sumber informasi penting untuk mencari mangsa, menghindari pemangsa, dan menemukan pasangan. Hiu, yang selama ini dikenal lewat penciumannya yang tajam, ternyata juga punya pendengaran yang lebih hebat dari dugaan. Studi terbaru di jurnal Integrative Organismal Biology menunjukkan bahwa hiu blacktip (Carcharhinus limbatus) dapat mendeteksi suara berfrekuensi rendah dan langsung berbalik menjauh, bahkan dari jarak lebih dari 60 meter.

Temuan ini menantang anggapan lama. Selama ini hiu diyakini hanya bisa mendengar pada jarak dekat dari sumber suara, saat getaran air masih terasa kuat. Pada jarak yang lebih jauh, suara lebih didominasi tekanan, dan ikan bertulang dapat menangkapnya berkat vesika natatoria (kantung renang) berisi gas yang mengubah tekanan menjadi getaran. Karena hiu tidak memiliki organ tersebut, mereka dianggap tidak mampu mendengar dari kejauhan.

Untuk mengujinya, peneliti dari Florida Atlantic University memasang pengeras suara bawah air di perairan dangkal lepas pantai Florida, tempat hiu blacktip berkumpul setiap musim dingin. Perilaku hiu direkam dari atas dengan drone yang terbang cukup tinggi agar tidak terdeteksi. Hiu diperdengarkan tiga rentang suara berfrekuensi rendah dan satu suara kontrol berfrekuensi tinggi. Hiu tidak pernah bereaksi terhadap suara kontrol, tetapi bereaksi pada 71 sampai 87 persen percobaan dengan suara frekuensi rendah, yaitu berbelok tajam lalu berenang cepat menjauhi pengeras suara.

Hasil yang paling mengejutkan, sekitar 71 persen reaksi terjadi pada jarak yang tergolong jauh dari sumber suara. Rata-rata hiu mulai bereaksi pada jarak 30 sampai 41 meter, dan reaksi terjauh tercatat pada 74 meter. Hiu juga paling peka terhadap suara berfrekuensi paling rendah. Karena hiu berbelok menjauhi sumber suara, peneliti menilai hewan ini tidak hanya mendengar, tetapi juga mampu menentukan arah datangnya suara.

Lalu bagaimana hiu melakukannya tanpa vesika natatoria? Peneliti menduga jawabannya ada pada macula neglecta, organ kecil di telinga dalam hiu yang memiliki ratusan ribu sel rambut, terbanyak di antara hewan bertulang belakang. Namun mekanisme pastinya masih belum terbukti dan perlu diteliti lebih lanjut. Pemahaman ini penting karena kebisingan laut akibat kapal dan aktivitas manusia terus meningkat, sehingga kita perlu tahu seberapa jauh hiu dapat mendengar untuk menjaga kelestarian mereka.