Sel Surya: Dari Cahaya Matahari Menjadi Energi Listrik

Dosen Fisika FMIPA Universitas Andalas
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Astuti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sel Surya???
Sel surya atau panel surya (solar cell) merupakan sebuah alat yang dapat mengubah energi yang terkandung dalam cahaya matahari menjadi energi listrik. Karena butuh cahaya matahari maka sel surya akan menyerap energi ini pada siang hari, semakin tinggi intensitas cahaya matahari semakin banyak energi yang dapat dirubah menjadi energi listrik. Jika kita memiliki baterai dengan kapasitas cukup besar, maka energi listrik ini dapat disimpan sehingga bisa juga digunakan pada malam hari. Energi listrik dari sel surya bisa digunakan untuk menyalakan lampu, mengisi daya ponsel, dan perangkat elektronik lainnya.
Kenapa Sel Surya Bisa Mengubah Energi Cahaya Menjadi Energi Listrik???
Misalkan saat kita bermain di bawah terik matahari, kita akan merasakan hangat sinar matahari membakar kulit. Hal ini disebabkan karena sinar matahari memancakan energi yang cukup besar. Sel surya menangkap energi ini dengan menggunakan bahan khusus yang terbuat dari semikonduktor. Semikonduktor adalah material yang memiliki kemampuan menghantarkan listrik di antara konduktor (seperti logam) dan isolator (seperti kayu atau kaca). Salah satu contoh semikonduktor yang digunakan pada sel surya komersial adalah silikon.
Ketika cahaya matahari menyinari sel surya, silikon di dalamnya memisahkan muatan listrik, seperti saat kita menggosokkan penggaris ke rambut, maka penggaris dapat menarik potongan kertas. Muatan listrik yang terpisah ini menghasilkan arus listrik yang bisa kita gunakan untuk menghidupkan alat-alat elektronik.
Mengapa Sel Surya Perlu Dilirik?
Seperti yang kita ketahui, energi listrik merupakan salah satu energi yang sangat penting untuk menyokong kehidupan sehari-hari, seperti mengisi daya ponsel, menyalakan lampu, menyalakan mesin air, menanak nasi, dll. Bagaimana jika energi listrik tidak ada dalam satu bulan, satu tahun, atau satu dekade? Pasti hal ini tidak ingin kita jumpai,oleh karena itu perlu dilakukan penghematan penggunaan energi listrik.
Pada saat ini, sebagian besar energi listrik yang kita gunakan berasal dari pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam. Proses ini menghasilkan polusi yang dapat merusak lingkungan. Selain itu, bahan bakar fosil termasuk ke dalam sumber energi tidak terbarukan, dengan kata lain bahan bakar ini akan habis suatu hari nanti. Nah, disinilah pentingnya sel surya, karena menawarkan solusi sumber energi listrik yang bersih dan ramah lingkungan, bisa digunakan di mana saja baik di kota maupun pelosok desa, serta sumber energinya tidak akan habis selagi matahari bersinar.
Salah Satu Penerapan Sel Surya: Sumber Energi Listrik Nelayan Saat Berada di Lautan
Sebelumnya, para nelayan harus menggunakan lampu minyak, aki, atau generator sebagai sumber penerangan saat mereka menangkap ikan di malam hari. Namun, alat-alat ini cukup mahal, membutuhkan bahan bakar fosil, sulit dirawat, dan menimbulkan polusi udara.
Beberapa tahun belakangan, pemerintah dan beberapa lembaga terkait melakukan program bantuan pengadaan panel surya untuk nelayan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dengan memberikan akses ke energi listrik yang andal dan ramah lingkungan. Dengan adanya program ini, nelayan dapat menghemat biaya bahan bakar yang biasanya digunakan untuk generator, serta untuk meningkatkan produktivitas, seperti menyediakan penerangan saat bekerja di malam hari atau menjaga hasil tangkapan tetap segar dalam lemari pendingin bertenaga surya. Program-program ini juga sejalan dengan inisiatif pemerintah untuk memperluas penggunaan energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Kelebihan Sel Surya
Sumber energi tak terbatas: Sinar matahari tersedia dari pagi hingga sore hari dan tidak akan habis.
Ramah Lingkungan: Sel surya tidak menghasilkan asap atau polusi, sehingga tidak merusak udara yang kita hirup atau air yang kita minum.
Hemat Biaya: Meskipun biaya pemasangan awal cukup tinggi, namun sel surya dapat digunakan dalam jangka panjang. Beberapa perusahaan sel surya menawarkan garansi hingga 20 tahun bahkan lebih selama pemakaian.
Mudah Dipasang: Sel surya bisa dipasang dimana saja, seperti pada atap rumah, di tanah, di perahu nelayan, bahkan di permukaan danau dan permukaan lautan.
Biaya Perawatan Murah: Karena sel surya harus di pasang di tempat yang langsung terpapar cahaya matahari, maka dibutuhkan pembersihan secara berkala yang tidak membutuhkan biaya terlalu besar.
Tantangan Penggunaan Sel Surya
Meskipun sel surya memiliki banyak kelebihan, namun juga terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah ketika cuaca mendung atau hujan, sel surya tidak bisa menghasilkan listrik sebanyak saat cuaca cerah. Selain itu, biaya awal untuk memasang panel surya masih cukup tinggi, oleh karena itu dibutuhkan campur tangan pemerintah agar sel surya dapat digunakan sebagai sumber energi listrik rumah tangga.
Sumber Referensi
Fraas, L. M. (2014). Low-Cost Solar Electric Power. Springer.
Green, M. A. (2000). Silicon Solar Cells: Advanced Principles & Practice. Centre for Photovoltaic Engineering, UNSW.
IEA. (2020). World Energy Outlook 2020. International Energy Agency. Retrieved from https://www.iea.org/reports/world-energy-outlook-2020
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2023, 1 Agustus). Pemanfaatan energi surya dukung sektor perikanan daerah. Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi.
Solanki, C. S. (2015). Solar Photovoltaics: Fundamentals, Technologies, and Applications (3rd ed.).
