Bagaimana Jika Dunia yang Sederhana Justru Jadi Kenangan yang Paling Dirindukan?

S1 Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNS 2025
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Nibras Safitri Agastya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kita sering menganggap masa kecil sebagai masa yang biasa saja. Bermain di sekitar rumah, mengenal lingkungan sekitar, atau menghabiskan waktu bersama teman mungkin terlihat seperti kegiatan sederhana. Namun, bagi seorang anak, hal-hal kecil tersebut bisa menjadi dunia yang penuh arti.
Film Na Willa menghadirkan pandangan berbeda tentang masa kecil. Film ini tidak hanya menceritakan kehidupan seorang anak perempuan berusia enam tahun, tetapi juga memperlihatkan bagaimana seorang anak memahami perubahan melalui cara berpikirnya yang sederhana.
Film yang disutradarai oleh Ryan Adriandhy ini merupakan adaptasi dari novel anak Na Willa: Serial Catatan Kemarin karya Reda Gaudiamo. Cerita mengikuti kehidupan Na Willa yang tinggal di Gang Krembangan, Surabaya, pada akhir tahun 1960-an. Bagi Willa, tempat kecil tersebut bukan sekadar rumah, melainkan dunia yang penuh dengan cerita, teman, dan pengalaman baru.
Bukan Sekadar Cerita Tentang Anak Kecil
Pada awal cerita, penonton diajak melihat kehidupan melalui mata Willa. Gang Krembangan yang mungkin terlihat sederhana bagi orang dewasa justru menjadi tempat yang luas dan penuh kemungkinan baginya.
Suara radio, suasana pasar, kios langganan, hingga permainan bersama Farida, Dul, dan Bud menjadi bagian dari kebahagiaan Willa sehari-hari. Ia menemukan kegembiraan dari hal-hal kecil yang sering kali dianggap sepele.
Di sinilah kekuatan Na Willa terasa. Film ini tidak berusaha membuat masa kecil terlihat sempurna, tetapi menunjukkan bagaimana anak-anak memiliki cara sendiri dalam menikmati kehidupan.
Bagi Willa, dunia tidak harus besar untuk terasa menyenangkan. Selama ada keluarga, teman bermain, dan lingkungan yang membuatnya nyaman, semuanya sudah cukup menjadi sebuah petualangan.
Ketika Masa Kecil Mulai Berubah
Namun, seperti kehidupan pada umumnya, masa kecil Willa tidak bisa berlangsung selamanya.
Perubahan mulai terjadi ketika salah satu sahabatnya mengalami kecelakaan dan teman-temannya mulai memasuki sekolah. Untuk pertama kalinya, Willa merasakan bahwa sesuatu yang selama ini ia anggap tetap ternyata dapat berubah.
Keinginan untuk tetap bersama teman-temannya membuat Willa mencoba memasuki dunia sekolah. Akan tetapi, sekolah membawa pengalaman yang berbeda. Ia mulai mengenal aturan, batasan, dan lingkungan yang tidak sama dengan kebebasan yang ia rasakan di Gang Krembangan. Di sinilah film ini menunjukkan proses pertumbuhan Willa. Ia belajar bahwa bertambah dewasa bukan hanya tentang menjadi lebih besar, tetapi juga tentang menerima hal-hal yang tidak selalu sesuai dengan keinginannya.
Ketika Anak Belajar Memahami Dunia
Hal menarik dari Na Willa adalah cara film ini menggambarkan perubahan melalui sudut pandang seorang anak. Masalah yang terlihat sederhana bagi orang dewasa dapat terasa besar bagi seorang anak yang baru pertama kali mengalaminya.
Film ini juga memperlihatkan bagaimana keluarga menjadi tempat pertama bagi Willa dalam mengenal dunia. Hubungan Willa dengan Mak dan Pak menunjukkan bahwa lingkungan terdekat memiliki peran besar dalam membentuk cara seorang anak melihat kehidupan.
Selain itu, keberagaman budaya dalam keluarga Willa juga menjadi bagian penting dalam cerita. Perbedaan tidak ditampilkan sebagai konflik besar, melainkan sebagai sesuatu yang hadir secara alami dalam kehidupan sehari-hari.
Masih Menarik untuk Ditonton?
Jika yang dicari adalah film dengan konflik besar dan alur yang cepat, Na Willa mungkin terasa berbeda. Film ini lebih memilih berjalan dengan tenang dan memberikan ruang bagi penonton untuk menikmati suasana serta perjalanan karakter utamanya.
Kekuatan film ini bukan hanya terletak pada ceritanya, tetapi pada kemampuannya mengingatkan penonton tentang pengalaman masa kecil yang mungkin pernah dimiliki. Pada akhirnya, Na Willa bukan hanya tentang seorang anak kecil yang tinggal di sebuah gang di Surabaya.
Film ini berbicara tentang sesuatu yang lebih dekat, yaitu bagaimana tempat sederhana, orang-orang terdekat, dan pengalaman kecil dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup seseorang.
Karena terkadang, hal yang terlihat biasa saat kita menjalaninya justru menjadi sesuatu yang paling kita rindukan ketika sudah berlalu.
