Indonesia Juara FIFA ASEAN CUP 2026, Garuda Ukir Sejarah di GBK

Sekretaris Jenderal PB PII, aktivis pelajar dan pengusaha. Memiliki perhatian pada pendidikan, kepemudaan, demokrasi, ekonomi, kewirausahaan, dan kebijakan publik.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Atqiya Fadhil Rahman tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

JAKARTA โ Tim Nasional Indonesia mencatat sejarah baru di sepak bola Asia Tenggara. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin malam, 5 Oktober 2026, Skuad Garuda berhasil keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026, edisi perdana turnamen tersebut.
Gelar ini diraih dengan cara yang dramatis. Indonesia harus melalui pertandingan panjang dan penuh tekanan menghadapi Thailand. Setelah bermain imbang 1โ1 dalam waktu normal, kedua tim kembali mencetak gol pada babak tambahan sehingga skor akhirnya menjadi 2โ2 setelah 120 menit. Dalam adu penalti, Indonesia tampil lebih tenang dan sempurna dengan mengonversi seluruh empat kesempatan menjadi gol.
Perjuangan Tak Kenal Menyerah
Indonesia sebenarnya membuka peluang untuk memenangkan pertandingan sebelum adu penalti. Dean James membawa Garuda unggul pada menit ke-84 melalui tendangan bebas yang berubah arah setelah mengenai pemain Thailand. Namun keunggulan tersebut hanya bertahan tiga menit sebelum Sanron Iklas menyamakan kedudukan pada menit ke-87.
Drama semakin memuncak pada babak tambahan. Thailand berbalik unggul 2โ1 pada menit ke-110 melalui Peeradol Chamrasamee. Ketika kemenangan Thailand seolah semakin dekat, Indonesia menunjukkan mental juara.
Enam menit kemudian, Elkan Baggott mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan umpan tarik Rizky Ridho. Skor 2โ2 bertahan hingga akhir 120 menit dan memaksa pertandingan ditentukan melalui adu penalti.
Penalti Sempurna, Indonesia Angkat Trofi
Pada drama adu penalti, Indonesia menunjukkan ketenangan luar biasa. Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama sukses menjalankan tugas mereka tanpa satu pun kegagalan.
Sebaliknya, Thailand hanya mampu mencetak dua gol. Manuel Bihr dan Waris Choolthong berhasil menaklukkan kiper Indonesia, sementara Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya gagal mengeksekusi penalti. Indonesia pun memastikan kemenangan 4โ2 dan mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026.
Kemenangan tersebut sangat berarti karena menjadi gelar perdana Indonesia di level Asia Tenggara sekaligus menempatkan Garuda sebagai juara pertama edisi FIFA ASEAN Cup.
Dari Drama Grup hingga Partai Final
Perjalanan Indonesia menuju gelar juara juga tidak mudah. Pada fase grup, Indonesia mengawali turnamen dengan kemenangan 2โ0 atas Singapura, kemudian bermain imbang 0โ0 melawan Malaysia. Pada laga terakhir Grup A, Garuda membutuhkan kemenangan besar untuk mengamankan posisi teratas dan akhirnya menghancurkan Bangladesh dengan skor 9โ2.
Dalam pertandingan tersebut, Mitchell Baker mencetak lima gol, sementara Rizky Ridho, Justin Hubner, Kevin Diks, dan Luke Vickery turut menyumbangkan gol. Ledakan gol di menit-menit akhir membuat Indonesia melewati Malaysia dalam produktivitas gol dan memastikan tiket ke final.
Malam Bersejarah bagi Sepak Bola Indonesia
Keberhasilan menjadi juara di kandang sendiri membuat malam di GBK menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan sepak bola nasional. Dukungan publik menjadi energi tambahan bagi para pemain yang terus berjuang hingga detik terakhir.
FIFA mencatat bahwa final perdana FIFA ASEAN Cup mempertemukan Indonesia dan Thailand di Jakarta, sementara Malaysia merebut peringkat ketiga setelah menang 1โ0 atas Vietnam.
Trofi ini bukan sekadar simbol kemenangan. Ia menjadi bukti bahwa kerja keras, ketahanan mental, persatuan, dan keyakinan untuk berjuang sampai akhir dapat membawa Indonesia menuju puncak prestasi.
Indonesia juara. Garuda terbang tinggi.
INDONESIA 2โ2 THAILAND
Adu Penalti: INDONESIA 4โ2 THAILAND
INDONESIA โ JUARA FIFA ASEAN CUP 2026 ๐๐ฎ๐ฉ
