Tiba di New York, Menlu Sugiono Pimpin Delegasi RI di Sidang Umum PBB

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam High-Level Open Debate Dewan Keamanan PBB (DK PBB) di Markas Besar PBB, New York, Selasa (26/5/2026). Foto: Dok. Kemlu RI
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam High-Level Open Debate Dewan Keamanan PBB (DK PBB) di Markas Besar PBB, New York, Selasa (26/5/2026). Foto: Dok. Kemlu RI

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono tiba di New York, Amerika Serikat, Senin (21/9), untuk memimpin Delegasi RI dalam rangkaian High-Level Week Sidang ke-81 Majelis Umum PBB.

Dalam laman resminya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyebut kehadiran Indonesia di Sidang Majelis Umum PBB menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap multilateralisme.

“Indonesia akan terus menyuarakan kepentingan negara-negara berkembang dan berkontribusi bagi perdamaian dunia,” demikian pernyataan rilis Kemlu RI.

Indonesia juga akan kembali menegaskan dukungannya terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Dukungan tersebut, menurut Kemlu, termasuk terhadap “upaya pemulihan dan rekonstruksi Gaza”.

Selama berada di New York, Sugiono akan mengikuti berbagai pertemuan tingkat tinggi dan tingkat menteri yang membahas sejumlah isu strategis global. Di antaranya perdamaian dan keamanan internasional, Palestina, pembangunan, perubahan iklim, serta penguatan multilateralisme.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat berpidato di Sidang Majelis Umum ke-80 PBB di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan

Sugiono juga dijadwalkan melakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan negara anggota PBB dan mitra Indonesia.

Pertemuan tersebut akan membahas penguatan hubungan bilateral serta berbagai isu regional dan global yang menjadi kepentingan bersama.

Selain itu, Indonesia akan memanfaatkan momentum High-Level Week untuk meluncurkan kampanye pencalonan sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan (DK) PBB periode 2029–2030.

Pencalonan tersebut sebelumnya telah disampaikan Sugiono dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri pada Januari 2026.

Dalam kampanye tersebut, Indonesia akan mengusung sejumlah isu, termasuk penjagaan perdamaian, diplomasi preventif, pencegahan konflik, dan perlindungan warga sipil.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam High-Level Open Debate Dewan Keamanan PBB (DK PBB) di Markas Besar PBB, New York, Selasa (26/5/2026). Foto: Dok. Kemlu RI

Sugiono selanjutnya dijadwalkan menyampaikan Pernyataan Nasional Indonesia dalam Debat Umum SMU PBB ke-81 pada Sabtu (26/9) waktu New York.

“Pernyataan Nasional tersebut akan menyampaikan pandangan dan posisi Indonesia terhadap berbagai perkembangan dan tantangan global,” kata Kemlu.

Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dipimpin oleh Khalilur Rahman dari Bangladesh. Sidang tersebut resmi dibuka pada 8 September 2026 dengan tema “Restoring Trust, Managing Transformation: A United Nations That Delivers for All”.