Trump Kembali ke Hotel Lokasi Percobaan Pembunuhan terhadap Dirinya

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dijadwalkan kembali mengunjungi Hotel Washington Hilton pada Jumat (27/6), untuk pertama kalinya sejak insiden percobaan pembunuhan yang memaksa gala media Gedung Putih (WHCA) ditunda pada April lalu.
Dilansir Reuters, Trump akan menghadiri acara tahunan "Road to Majority" yang diselenggarakan kelompok evangelis Faith and Freedom Coalition di hotel tersebut.
Pada 25 April lalu, seorang pria bersenjata senapan mencoba menerobos pengamanan Secret Service di ballroom hotel saat Trump menghadiri jamuan makan malam WHCA. Trump dan Ibu Negara Melania Trump kemudian dievakuasi dari lokasi.
Pelaku diidentifikasi sebagai Cole Tomas Allen (31), warga California. Jaksa menuding Allen menembakkan senapan ke arah seorang agen Secret Service dan berusaha menyerang Trump serta pejabat pemerintah lainnya.
Allen mengaku tidak bersalah atas dakwaan percobaan pembunuhan terhadap Trump.
Seorang pejabat Secret Service mengatakan pengamanan untuk kunjungan Trump kali ini akan diperketat menyusul insiden tersebut.
"Keamanan presiden terus berkembang untuk menghadapi lingkungan keamanan yang semakin tinggi saat ini," kata pejabat tersebut, dikutip Reuters.
Ia menambahkan, lembaganya terus mengevaluasi prosedur pengamanan meski sistem keamanan saat insiden April lalu dinilai berhasil menggagalkan ancaman.
"Kami terus meninjau postur keamanan dan akan melakukan penyesuaian bila diperlukan," ujarnya.
Usai insiden itu, Trump sempat menyebut Washington Hilton "bukan gedung yang terlalu aman."
Hotel Washington Hilton selama puluhan tahun menjadi lokasi penyelenggaraan makan malam tahunan WHCA.
Hotel tersebut juga pernah menjadi lokasi penembakan terhadap mantan Presiden AS Ronald Reagan pada 1981, yang berhasil selamat.
