Venezuela Tetapkan Status Darurat Usai Diguncang 2 Gempa Besar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez. Foto: Federico PARRA / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez. Foto: Federico PARRA / AFP

Pemerintah Venezuela menetapkan status darurat setelah dua gempa besar mengguncang negara itu dalam waktu berdekatan dan memicu lebih dari 20 gempa susulan.

"Kami ingin menginformasikan bahwa hari ini, sekitar pukul 18.00, terjadi dua gempa bumi secara berurutan. Yang pertama bermagnitudo 7,2, disusul gempa bermagnitudo 7,5. Hingga saat ini, sudah tercatat 20 gempa susulan," kata Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, dalam pengumumannya, Rabu (24/6).

Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kejadian serius dan sejumlah negara bagian terdampak cukup parah.

Petugas penyelamat mencari korban di bangunan yang runtuh setelah gempa bumi melanda Caracas, Venezuela, Rabu (24/6/2026). Foto: Juan Barreto/AFP

Dilansir AFP pada Kamis (25/6), dampak gempa menyebabkan sejumlah bangunan di Caracas mengalami kerusakan dan runtuh.

Rodriguez mengatakan Bandara Internasional Maiquetia, yang melayani wilayah Caracas, ditutup sementara setelah mengalami "kerusakan serius" pada infrastrukturnya akibat gempa.

Peta Amerika Serikat dan Venezuela. Foto: AustralianCamera/Shutterstock

Hingga kini, otoritas masih melakukan penilaian terhadap dampak bencana dan memantau kondisi di wilayah-wilayah yang terdampak.

Belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun luka-luka akibat rangkaian gempa tersebut.

Adapun pemerintah Indonesia memastikan tiga WNI yang tinggal di Venezuela dalam kondisi aman.

kumparan post embed