Konten dari Pengguna

Permudah Layanan, Mahasiswa PkM FIB UB Buat Banner Administrasi Desa

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Aulia Syifa' Salsabila tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banner Informasi  Persyaratan Surat-Menyurat Administrasi di Kantor Desa  Pandanrejo
zoom-in-whitePerbesar
Banner Informasi Persyaratan Surat-Menyurat Administrasi di Kantor Desa Pandanrejo

Pandanrejo – 5 Agustus 2025

Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) yang tergabung dalam kelompok 20 Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB UB) melaksanakan aksi nyata di Desa Pandanrejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang dengan membuat dan memasang banner berisi informasi persyaratan administrasi kependudukan. Banner tersebut mencakup syarat pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Akta Kelahiran, Kartu Keluarga (KK), serta surat-menyurat lainnya.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian mahasiswa terhadap kebutuhan masyarakat desa, khususnya dalam hal pelayanan administrasi yang mudah diakses. Ide pembuatan banner ini lahir setelah dilakukan diskusi bersama Sekretaris Desa Pandanrejo, Bapak Linda Wigiantoro, S.E., yang menyampaikan bahwa selama ini belum tersedia informasi visual mengenai syarat pengurusan surat-menyurat di kantor desa.

“Selama ini warga sering datang ke kantor desa tanpa membawa kelengkapan dokumen yang dibutuhkan. Adanya banner ini tentu akan sangat membantu mereka agar lebih siap dan tidak bolak-balik,” ujar Linda Wigiantoro.

Proses pemasangan banner di Kantor Desa yang dibantu oleh perangkat Desa Pandanrejo. Foto oleh Kelompok 20 PkM FIB UB.

Proses penyusunan informasi dalam banner disesuaikan dengan data dan ketentuan dari pihak desa, kemudian melalui tahap pengecekan dan revisi untuk memastikan akurasi isi. Setelah final, pemasangan banner dilakukan pada hari Senin, 4 Agustus 2025, di Kantor Desa Pandanrejo dengan bantuan dari perangkat desa setempat.

Banner dipasang di area strategis kantor desa agar mudah terlihat oleh warga yang datang untuk mengurus administrasi. Harapannya, inisiatif ini dapat meningkatkan efisiensi pelayanan dan meminimalisir kesalahan atau kekurangan berkas dari masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bukti kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah desa dalam upaya meningkatkan pelayanan publik berbasis kebutuhan real di lapangan.