Peningkatan Eksistensi, Pantai Boom Banyuwangi Gaet PT. Pelindo III (Persero)

Mahasiswa Pendidikan Sejarah, Universitas Jember
Tulisan dari Aulia Rachmanita Putri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pantai Boom Gaet PT. PELINDO III (PERSERO) Guna Meningkatkan Eksistensinya Sebagai Wisata Bahari Kelas Internasional
Diketahui bahwa wisata bahari dapat dikatakan sebagai suatu kegiatan yang berhubungan dengan wisata yang mana dalam kegiatan tersebut mereka ataupun suatu lembaga memanfaatkan potensi alam yang berada atau terletak disekitar laut. Maka dapat dikatakan wisata bahari ini berkaitan erat dengan wilayah lautan maupun pantai.
Dan Banyuwangi dikatakan salah satu Kabupaten yang memiliki wilayah pantai yang memanjang dari selatan hingga ke ujung barat. Pemanfaatan terkait wisata bahari atau pantai pun beraneka ragam, sebab Banyuwangi memiliki banyak sekali wisata bahari yang memiliki keindahan serta ciri khasnya tersendiri.
Pada wilayah Banyuwangi bagian perkotaan terdapat salah satu wisata bahari yang cukup populer dan banyak diminati untuk dikunjungi masyarakat lokal maupun yang berasal dari wilayah, yakni Pantai Boom.
Dan Pantai Boom telah mengalami banyak sekali pengembangan guna meningkatkan eksistensinya sebagai wisata bahari, salah satu usaha untuk mengembangkannya yakni dengan menggaet PT. Pelindo III (Persero).
Pasca adanya ikatan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dengan PT. Pelindo III (Persero), kawasan Pantai Boom telah dilengkapi Restoran, Hotel, Pasar Malam, Club Malam hingga adanya sebuah Marina, yang mana Marina inilah yang menjadi daya tarik utama di kawasan Pantai Boom. Marina ini digadang-gadang akan dapat menampung berbagai macam kapal pesiar dan yacht untuk bersandar disana.
Dengan bersandarnya berbagai kapal pesiar dan yatch dari berbagai macam dunia inilah yang menjadi strategi untuk memperkenalkan Pantai Boom serta Kabupaten Banyuwangi kepada mata dunia lebih tepatnya kepada klub layar dunia.
Pembaharuan ini pun juga diadakan agar menarik minat masyarakat lokal maupun luar daerah untuk berkunjung di Pantai Boom, dengan tiket masuk seharga 10.000/orang (untuk pengendara motor) dan 15.000/orang (untuk pengendara mobil). Dengan harga yang terbilang terjangkau ini, dapat dikatakan Pantai Boom benar-benar wisata bahari yang sangat setimpal dengan pemandangan serta fasilitas yang disuguhkan.
Tidak dipungkiri lagi, bahwa Pantai Boom juga berdampak pada sesgi sosial-ekonomi masyarakat dan pemerintahan Kabupaten Banyuwangi.
Dilihat dari Segi Sosial:
Dikenalnya Pantai Boom serta Kabupaten Banyuwangi di mata Internasional atau Dunia
Adanya interaksi dengan negara-negara lain yang mana akan adanya komunikasi baru diantara masyarakat
Masyarakat Kabupaten Banyuwangi merasa terhibur dengan adanya wisata bahari ini.
Dilihat dari Segi Ekonomi:
Pantai Boom yang memiliki lahan untuk diadakannya pasar malam, membuka peluang usaha bagi para pedagang atau wirausahawan untuk membuka bisnis mereka disana, maka pendapatan masyarakat pun bertambah.
Pantai Boom yang masih dikelola oleh Pemerintah pun pada akhirnya akan menambah pendapatan pemerintah daerah dan dana tersebut nantinya pun akan digunakan untuk pengembangan pantai boom secara berkelanjutan
Pantai Boom yang memiliki hotel, restoran, dan marina yang dimiliki oleh PT. Pelindo III (Persero) pun mendapatkan keuntungan dari adanya wisata bahari ini.
