Konten dari Pengguna

Mengukir Mimpi Bersama Anak Negeri: Pohon Cita-Cita dan Lomba Layangan

Aurelia Dhea Aryanto

Aurelia Dhea Aryanto

Mahasiswa Universitas Brawijaya, Jurusan Psikologi

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Aurelia Dhea Aryanto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengukir Mimpi Bersama Anak Negeri: Membuat Pohon Cita-Cita dan Festival Lomba Layangan di Tempat Wisata Bukit Aruna Desa Argoyuwono

Mahasiswa FISIP Bakti Desa (FBD) Universitas Brawijaya yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Argoyuwono sukses menggelar rangkaian kegiatan yang memadukan unsur pendidikan, budaya, dan hiburan bertajuk “Mengukir Mimpi Bersama Anak Negeri”. Program ini tidak hanya menghidupkan semangat belajar dan kreativitas anak-anak, tetapi juga menghadirkan keceriaan bagi seluruh warga desa melalui kegiatan Pohon Cita-Cita di SDN 1 Argoyuwono dan Festival Layangan di Bukit Aruna.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda KKN yang paling dinantikan oleh warga, dengan dukungan penuh dari pemerintah desa, perangkat dusun, komunitas lokal, hingga pelaku UMKM.

Pohon Cita-Cita

Pada 15 Juli 2025, tim KKN FBD UB mendatangi SDN 1 Argoyuwono untuk melaksanakan program edukatif yang berfokus pada siswa kelas 1 hingga 3. Anak-anak diajak untuk mewarnai gambar cita-cita sesuai impian mereka. Ada yang ingin menjadi dokter, guru, polisi, pilot, hingga pemain sepak bola. Setelah itu, mereka menuliskan mimpi mereka di potongan kertas kecil yang kemudian ditempel pada “Pohon Impian” yang telah dibuat di setiap kelas oleh mahasiswa KKN.

Suasana kelas dipenuhi tawa dan semangat. Para mahasiswa KKN tidak hanya menjadi fasilitator, tetapi juga teman bermain sekaligus motivator bagi anak-anak. Guru-guru SDN 1 Argoyuwono juga menyambut baik kegiatan ini.

Bagi anak-anak, kegiatan ini menjadi pengalaman yang berkesan. Mereka tidak hanya belajar mengungkapkan cita-citanya, tetapi juga mendapatkan dorongan untuk percaya diri dalam meraih mimpi.

Festival Lomba Layangan di Bukit Aruna

Setelah sukses dengan program Pohon Cita-Cita, KKN FBD Universitas Brawijaya melanjutkan rangkaian acaranya dengan menggelar Festival Layangan di Bukit Aruna, destinasi wisata unggulan Desa Argoyuwono yang terkenal dengan panorama alamnya yang indah.

25 Juli 2025: Lomba Layangan Kategori Anak-Anak

Acara dimulai pukul 13.00 WIB dengan suasana yang sangat meriah. Puluhan anak-anak hadir dengan membawa layangan warna-warni yang unik. Menariknya, setiap layangan ditempeli tulisan berisi cita-cita pemiliknya. Langit Bukit Aruna dipenuhi layangan yang melayang tinggi, menciptakan pemandangan menakjubkan sekaligus sarat makna. Orang tua yang mendampingi anak-anak tampak antusias memberikan dukungan di sepanjang arena festival.

26 Juli 2025: Lomba Layangan Kategori Dewasa

Hari kedua menjadi puncak kemeriahan. Peserta dari berbagai dusun ikut meramaikan lomba, menciptakan persaingan yang seru namun tetap penuh kebersamaan. Area Bukit Aruna dipadati warga hingga parkiran penuh. Suasana semakin semarak dengan kehadiran UMKM lokal yang menjajakan aneka makanan dan minuman, menambah semarak acara seperti pasar rakyat.

Kepala Desa Argoyuwono beserta jajaran perangkat desa turut hadir menyaksikan acara ini dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif mahasiswa KKN yang berhasil memadukan hiburan, kebudayaan, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan.

Kesuksesan festival ini juga berkat dukungan penuh warga Argosuko, Karang Taruna, komunitas voli, dan Kepala Dusun Argosuko, yang ikut membantu jalannya perlombaan, menjaga keamanan, dan mendukung segala kebutuhan teknis di lapangan.

Pengumuman Juara

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, pada 30 Juli 2025 diadakan acara penutupan KKN sekaligus pengumuman pemenang Lomba Layangan. Suasana penutupan berlangsung meriah di hadapan warga yang hadir.

Masing-masing pemenang mendapatkan medali, piagam penghargaan, dan uang tunai sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan partisipasi mereka. Sorak gembira terdengar dari para pemenang, keluarga, dan warga yang turut menyaksikan momen penuh kebanggaan tersebut.

Kategori anak anak : 6 peserta terbaik

Kategori dewasa : 6 peserta terbaik

Dengan berakhirnya kegiatan KKN FBD UB, Desa Argoyuwono kini tidak hanya dikenal sebagai desa wisata dengan pesona alamnya, tetapi juga sebagai desa yang mampu membangun harapan, menumbuhkan generasi muda yang berani bermimpi, dan memperkuat solidaritas masyarakatnya.

“Mengukir Mimpi Bersama Anak Negeri” telah menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga dapat menciptakan perubahan positif yang nyata.