Konten dari Pengguna

Mencari Kesejukan di Air Terjun Widuri Grobogan

Retno Savitri

Retno Savitri

Mahasiswa S1 Pariwisata Universitas Gadjah Mada.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Retno Savitri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kabupaten Grobogan yang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah, memanglah belum memiliki banyak destinasi wisata seperti daerah-daerah lain. Namun, destinasi wisata yang ada di Grobogan tidak kalah menarik dengan destinasi wisata yang ada di daerah lain. Beberapa destinasi wisata yang cukup terkenal dari Grobogan adalah Waduk Kedungombo dan Bledug Kuwu.

Namun, selain kedua objek wisata tersebut, Grobogan juga memiliki beberapa destinasi wisata yang menawarkan keindahan pemandangan alam. Salah satu destinasi wisata di Grobogan yang memiliki keindahan alam menarik dan belum diketahui banyak orang adalah Air Terjun Widuri.

Ilustrasi Air Terjun Widuri. Sumber: Dokumentasi Pribadi Penulis.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Air Terjun Widuri. Sumber: Dokumentasi Pribadi Penulis.

Air Terjun Widuri adalah salah satu objek wisata yang berada di Desa Kemadohbatur. Lokasi air terjun ini berjarak 25 km dari pusat Kota Purwodadi dan menempuh waktu kurang lebih selama 45 menit. Untuk mencapai kawasan wisata Air Terjun Widuri ini, pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi, baik sepeda motor maupun mobil. Jam operasional Air Terjun Widuri adalah dari pukul 07.00 sampai dengan pukul 17.00, dari hari Senin sampai dengan hari Minggu.

Air Terjun Widuri memiliki sejarah yang menarik terkait pemberian nama ‘widuri’. Kata ‘widuri’ berasal dari kata widodaren, yang dalam bahasa Indonesia berarti bidadari. Bidadari tersebut berkaitan dengan legenda yang beredar di kalangan masyarakat.

Menurut legenda yang berkembang, Air Terjun Widuri merupakan tempat pemandian para tujuh bidadari yang turun dari khayangan. Salah satu dari bidadari tersebut ialah Dewi Nawangwulan yang selendangnya dicuri oleh pemuda bernama Jaka Tarub. Namun, perihal benar atau tidaknya legenda tersebut bergantung dengan kepercayaan masing-masing.

Untuk aksesbilitas menuju lokasi Air Terjun Widuri ini bisa dibilang sudah cukup baik. Walaupun jalan belum sepenuhnya diaspal, tetapi kondisi jalan bisa dipastikan tidak rusak dan bisa memberikan kenyamanan kepada para pengunjung.

Area parkir utama kawasan ini terletak tidak jauh dari jalan utama menuju Air Terjun Widuri. Di area parkiran ini, para pengunjung sudah bisa merasakan keteduhan dari pepohonan yang berjejer. Pengunjung juga disuguhi dengan view warna-warni pagar kayu yang lucu, papan informasi, dan papan qoutes naratif sebagai penyambut kedatangan.

Sebelum masuk ke area Air Terjun Widuri, pengunjung harus membeli tiket masuk seharga Rp8000 dan diharuskan berjalan kaki untuk sampai di titik air terjun. Kondisi jalur tracking yang dilalui pengunjung sudah cukup baik karena terbuat dari beton. Jalur ini juga cukup lebar sehingga pengunjung lebih leluasa dan tidak berdesakkan.

Setelah berjalan kaki melalui jalan beton, pengunjung juga harus menuruni anak-anak tangga untuk sampai ke bawah. Jalur ini mempunyai track yang sangat cocok untuk pengunjung yang memiliki jiwa petualang. Untuk melewati jalur tersebut, pengunjung disarankan memiliki kondisi fisik yang prima dan baik, hal ini dikarenakan jalur track tersebut memiliki anak tangga yang cukup banyak.

Ilustrasi anak tangga menuju Air Terjun Widuri. Sumber: Dokumentasi Pribadi Penulis.

Namun, pengunjung tidak perlu khawatir jika merasa lelah. Pada jalur naik atau jalur pulang, pengelola menyediakan gazebo untuk para pengunjung agar dapat beristirahat sejenak. Selain itu, terdapat juga wahana anak-anak seperti ayunan yang berada di bawah pepohonan. Hembusan angin yang berasal dari pohon-pohon di sekitarnya memberikan perasaan damai saat berada di alam terbuka.

Jarak dari area parkiran menuju air terjun ini tidaklah jauh, yaitu kurang lebih sekitar 200 meter. Setelah sampai di area Air Terjun Widuri, pengunjung dapat melihat indahnya pemandangan yang terdapat di kawasan ini.

Kawasan wisata Air Terjun Widuri mempunyai potensi lansekap yang berbentuk lereng curam pada air terjunnya. Kawasan tempat wisata ini terdapat bermacam jenis pepohonan dan jenis pohon yang mendominasi adalah pohon jati. Pohon jati sangat tumbuh baik dan rindang sehingga cuaca di kawasan ini tidak terlalu panas.

Ilustrasi kerindangan di kawasan Air Terjun Widuri. Sumber: Dokumentasi Pribadi Penulis.

Selain itu, pemandangan yang disajikan di area utama adalah air terjun dan beberapa batuan yang tersebar baik di pinggir air terjun maupun di aliran sungai. Aliran air di sungai ini cukup jernih, namun bisa berubah menjadi keruh pada kondisi tertentu.

Percikan air yang terjun dari ketinggian 40 meter ini sangatlah sejuk dan membuat hawa di sekitar area wisata ini sangat dingin. Aliran air tidak cukup deras karena air yang jatuh terhalang oleh batu besar yang menonjol di dinding tebing.

Ilustrasi kolam di Air Terjun Widuri. Sumber: Dokumentasi Pribadi Penulis.

Pengunjung yang sudah dewasa dapat berenang pada palung utama di bawah guyuran air. Sedangkan untuk anak-anak, disarankan hanya berenang pada pinggiran kolam karena kedalaman air di pinggir kolam cukup dangkal. Walaupun pinggiran kolam sudah termasuk aman untuk anak-anak, namun para orang tua diharapkan selalu mengawasi keamanan anak-anak mereka.

Selain bermain air di kolam, pengunjung juga dapat mengabadikan momen diri di kawasan air terjun ini. Spot foto favorit bagi para pengunjung adalah di jembatan hijau dan batu-batuan. Pada jembatan hijau, pengunjung dapat memotret diri dengan latar belakang Air Terjun Widuri.

Ilustrasi batu-batuan dan dinding Air Terjun Widuri. Sumber: Dokumentasi Pribadi Penulis.

Fasilitas pada kawasan Air Terjun Widuri ini sudah cukup lengkap, seperti terdapat toilet umum, gazebo, tempat duduk, warung sederhana, dan beberapa wahana bermain anak. Namun sayangnya, belum ada penginapan di sekitar lokasi. Penginapan terdekat berada di kota Purwodadi dan berjarak sekitar 17 km dari lokasi Air Terjun Widuri.

Untuk kedepannya, pengelola diharapkan dapat menambah beberapa fasilitas lain seperti mushola, beberapa gazebo tambahan, beberapa wahana anak, diadakannya warung tambahan, dan dibangunnya penginapan terdekat. Penambahan fasilitas ini diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung.

Selain itu, kebersihan lingkungan di kawasan Air Terjun Widuri ini juga harus diperhatikan baik oleh pengelola maupun pengunjung agar keasrian kawasan Air Terjun Widuri tetap terjaga dengan baik.