Dampak Positif Pandemi Covid 19

Mahasiswi Politeknik Negeri Jakarta
Tulisan dari Hafidjah Nuraulia S tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jakarta – Pandemi Covid 19 hingga pada 2/10/2020 terkonfirmasi positif 295.499 kasus dengan 221.340 sembuh 10.972 meninggal pada pukul 12.00 WIB di wilayah Indonesia.
Pandemi ini membuat berbagai kalangan memiliki dampak negatif yang besar bagi seluruh kalangan. Mulai dari kehilangan anggota keluarga, hilangnya pekerjaan, berkurangnya pemasukan, dan lainnya. Semua orang melakukan berbagai macam cara untuk menindaklanjuti agar dampak negatif yang mereka alami, seperti mencari penghasilan yang lain dengan cara berjualan online.
Setiap peristiwa memiliki dampak negatif dan positif. Terkadang kita terlalu fokus untuk mecari jalan keluar dari dampak negatif yang diperoleh tanpa melihat dampak positif apa yang kita dapatkan. Seperti yang dilansir dari Liputan 6 Tim Komunikasi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dokter Reisa Broto Asmoro mengatakan, di sisi lain pandemi ini telah meningkatkan kepedulian antar masyarakat Indonesia.
"Untuk kesekian kalinya bangsa Indonesia menunjukkan gotong royong. Para tenaga medis yang bekerja 24 jam, tim gugus tugas yang selalu update kinerja, masyarakat yang saling membantu, dan media yang selalu update informasi," ucap Reisa di akun Youtube BNPB pada 11 Juli 2020.
Selain itu, dampak positif lainnya dirasakan oleh mahasiswa, seperti mencoba hobi barunya dalam berjualan. Salah satunya Farras yang merupakan mahasiswa swasta di daerah Jakarta, yang merasakan dampak positif dari pandemi ini dengan memperluas hobi pada bidang bisnis. Ia merealisasikan hobi barunya dengan berjualan minuman aneka rasa dengan hasil produksinya sendiri, Dajumi. “Selama pandemi ini, salah satu dampak positifnya ya itu, mengembangkan hobi dan nyobain sesuatu yg baru. Dengan mencoba berdagang, ini sesuatu yang baru buatku,” ujar Farras.
Lain halnya dengan dampak positif yang dirasakan oleh Amira, salah satu mahasiswi politeknik negeri di Jakarta. Ia mengaku dampak positif dari pandemi ini cukup banyak. “Salah satunya biasanya cuma bisa kumpul fullteam Sabtu dan Minggu sama keluarga. Sekarang hampir tiap hari bisa kumpul terus. Jadi bisa lebih deket sama keluarga. Selama pandemi ini juga bisa lebih sering nabung dan bisa beristirahat dengan waktu yang maksimal” ujar Amira.
Tentu masyarakat menginginkan hal yang sama, yaitu berakhirnya masa pandemi Covid 19 ini. Dilihat dari dampak negatif yang diperoleh, ternyata tanpa kita sadari masih banyak dampak positif yang perlu disyukuri atas adanya pandemi. Semoga pandemi ini cepat berlalu, dan kita dapat beraktivitas normal kembali.
