Antropologi Budaya: Pengaruh Agama dan Kebudayaan India terhadap Nusantara

Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Jember
Tulisan dari Ayu Anita Dewi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nusantara merupakan nama baru untuk calon ibu kota Indonesia yang baru. Selain itu gagasan mengenai Nusantara sudah ada dan berkembang semenjak zaman kerajaan di Indonesia. Nusantara dalam pengertian kerajaan Majapahit merupakan istilah yang berasal dari bahasa kawi yaitu (nusa) terj. har. "pulau" dan (antara) terj. har. "luar". Jadi dapat disimpulkan bahwa secara lebih khusus nusantara merujuk kepada kepulauan Indonesia.
India adalah salah satu negara yang berada wilayah benua Asia bagian Selatan. India yang merdeka pada tahun 1947 dengan nama resmi Republik India adalah negara besar dengan jumlah penduduk terbanyak kedua di dunia. Dalam sejarah India merupakan negara yang memiliki pengaruh yang cukup besar dalam perkembangan peradaban Nusantara. Pada zaman kerajaan Hindu-Budha di Indonesia, India memberikan pengaruh agama dan juga kebudayaan yang cukup besar.
Bangunan
Bentuk pengaruh India yaitu dalam karya seni bangunan adalah Candi. Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia memiliki banyak sekali peninggalan-peninggalan dalam bentuk bangunan Candi, seperti Candi Prambanan dan juga Candi Borobudur. Dalam segi kegunaanya antara Candi Hindu dan juga Candi Budha, tentu saja berbeda. Candi Hindu biasanya digunakan sebagai tempat makam para raja sedangkan Candi Budha digunakan sebagai tempat ibadah.
Aksara dan Sastra
Bentuk pengaruh India lainnya yaitu pada bidang aksara dan sastra. Dalam sejarah pada masa kerajaan Hindu-Budha di Indonesia telah mengenal tulisan. Hal ini dapat dibuktikan melalui bukti-bukti penemuan prasasti peninggalan kerajaan Hindu-Budha di Indonesia. Pengaruh India dalam bidang aksara dan sastra, orang Indonesia telah berhasil mengenal huruf Pallawa serta bahasa Sanskerta. Dalam hal ini bangsa Indonesia telah bisa menulis serta membaca huruf Pallawa dan juga bahasa Sanskerta.
Dalam hal ini India juga memperkenalkan salah satu kasusastran epos Mahabarata dan Ramayana kepada para pujangga Indonesia.
Sistem Pemerintahan
Pada bidang politik India memberikan pengaruh Hindu-Budha. Maksudnya disini India memberikan pengaruh kepada corak pemerintahan kerajaan-kerajaan pada masa itu. Dalam bentuk Hindu-Budha yang artinya sistem pemerintahan kerajaan yang berbentuk kerajaan-kerajaan Hindu dan Budha.
Selain itu India juga memperkenalkan mengenai raja dan juga dewa. Yang dimana disini berkembang kepercayaan bahwa raja merupakan perwujudan ataupun titisan dari dewa, sehingga harus dipatuhi dan juga dihormati.
Sistem Pedagangan
Pada bidang perdagangan India memberikan pengaruh cukup besar, mengingat pada masa kerajaan di Indonesia awalnya saat melakukan perdagangan masyarakat menggunakan sistem barter. Akan tetapi seiring berjalannya waktu sistem barter ini dianggap kurang efektif dan juga memiliki banyak kelemahan, salah satunya yaitu susah menemukan partner barter yang cocok. Maksudnya disini adalah susah dalam mencari orang yang sama-sama sepakat untuk menukarkan barangnya dengan barang partner barter, menurut kebutuhan yang ingin ditukar. Dalam hal ini India memberikan pengaruhnya dalam peggunaan mata uang sebagai alat tukar. Hal ini tentunya memberikan kemudahan dan lebih praktis pada kegiatan jual beli perdagangan luar maupun dalam negeri.
Sistem Penanggalan
Sedangkan dalam sistem penanggalan India memberikan pengaruhnya seperti perhitungan penanggalan Saka. Dimana dalam perhitungan penanggalan Saka yang memiliki 365 hari. Selain itu di dalam sistem penanggalan Saka ini juga tertulis beberapa hari besar perayaan keagamaan dan juga kegiatan-kegiatan seperti upacara keagamaan.
Sistem Kepercayaan
Sistem kepercayaan bangsa Indonesia sebelum masuknya pengaruh Hindu-Budha masih menganut kepercayaan peninggalan nenek moyang, seperti kepercayaan dinamisme, animisme dan totemisme. Dimana nenek moyang pada zaman dahulu telah menyadari dan juga percaya bahwa ada kekuatan lain diluar mereka. Akan tetapi setelah masuknya pengaruh India didalamnya, Indonesia mulai mengenal ajaran Hindu-Budha. Agama Hindu-Budha telah mempertegas nilai-nilai moral yang berkembang di masyarakat.
Struktur Sosial
Dalam hal ini, India berusaha memperkenalkan Indonesia dengan sistem kasta dalam kehidupan sosial masyarakat. Masyarakat mengenal empat tingkatan kasta yaitu :
Kasta Brahmana
Kasta Ksatria
Kasta Waisya
Kasta Sudra
Pengelompokan sosial dalam sistem kasta ini berlangsung selama periode kerajaan-kerajaan Hindu-Budha memimpin dan berakhir pada masa kerajaan-kerajaan Islam mulai berkembang di Indonesia.
Bentuk pengaruh agama dan kebudayaan India pada peradaban Nusantara sangatlah besar seperti yang telah dipaparkan diatas, pengaruhnya hampir menguasai seluruh aspek kehidupan.
