Strategi Bisnis Pemasaran Online di Era Digital

Mahasiswi semester 6 di ITB Ahmad Dahlan
Tulisan dari Ayu Nadya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dapat kita ketahui, saat ini kita telah memasuki era digital dari tahun ke tahun, dimana kebutuhan masyarakat berbeda dari dulu dan sekarang, dari media hingga jejaring sosial dan bisnis. Hampir semua hal dalam kehidupan kita membutuhkan media digital agar perusahaan di seluruh dunia dapat mengikuti perubahan di era digital.
Dengan revolusi digital, telah sepenuhnya mengubah cara perusahaan memperlakukan konsumen, yang mengarah pada munculnya konsumen siber dan bisnis siber, yang memungkinkan penerapan model hubungan pelanggan baru dan ini merupakan salah satu tantangan yang dihadapi oleh perusahaan yang diharapkan dapat meningkatkan pangsa pasar. Berkat Internet, konsumen dapat menganalisis harga berdasarkan pendapat umum, dan terkadang bahkan menentukan harga.
Oleh karena itu, cara menjangkau konsumen melalui telepon seluler dan jejaring sosial merupakan saluran komunikasi terbaru yang dapat membangun hubungan dengan pelanggan dan meningkatkan penjualan. Menurut data dari laporan perusahaan media Kanada (Hootsuite) pada 11 Februari 2021, dari 7,83 miliar orang di dunia, sekitar 4,20 miliar adalah pengguna aktif media sosial, yang setara dengan 53,6% dari total populasi dunia pada Januari 2021. Artinya, mengingat banyaknya orang yang menggunakan media sosial, penggunaan media sosial ini dinilai sangat efektif.
Dilansir dari Hootsuite (2021), diketahui bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan pengguna internet terbanyak di Asia, yaitu mencapai 202,6 juta atau sekitar 73,7% dari total penduduk Indonesia. Indonesia memiliki jumlah pengguna Internet yang besar dan disitulah letak potensi ekonomi digital negara kita. Oleh karena itu, melalui pengembangan aplikasi belanja online khusus yang dapat diunduh, e—commerce, toko online dan bisnis lain yang berbasis teknologi komunikasi/internet telah muncul dan dapat diinstal melalui smartphone.
Saat akan memulai bisnis, kita perlu memikirkan dulu produk apa sih yang akan dibeli konsumen, kira-kira apa ada konsumen yang lebih suka berbelanja melalui online daripada datang langsung ke tokonya. Kita juga harus mempunyai strategi yang tepat agar dapat digunakan untuk mempromosikan dan memperkenalkan merek dagang atau produk yang kita punya, dan digital marketing adalah cara terbaik untuk dipakai disebuah perusahaan atau dibisnis kita sendiri. Meskipun telah banyak digunakan oleh perusahaan multinasional, sistem ini memungkinkan target pasar untuk dengan mudah membeli barang yang diinginkan tanpa harus mengunjungi toko atau lokasi penjualan. Kenyamanan media sosial inilah yang menjadi peluang bagi kalangan pebisnis dan pengusaha. Seperti yang kita tahu, bahwa teknologi sosial dan perkembangan internet sangat luas, sehingga tidak heran untuk memilih kegiatan pemasaran digital.
Digital marketing dapat didefinisikan sebagai kegiatan pemasaran/periklanan dengan menggunakan berbagai media berbasis web untuk promosi merek. Meskipun pemasaran melalui Internet ada dimana-mana, tapi tidak semua toko online menggunakan Internet dengan cara dan tujuan yang sama. Itu sebabnya, anda harus memahami bahwa menerapkan strategi digital marketing bukan hanya tentang menambahkan inovasi digital ke bisnis, tetapi juga memikirkan kembali mengenai strategi pemasaran yang efektif di era digital. Mohammed, Fisher, Jaworski, & Paddison (2003), e—marketing ialah proses membangun dan memelihara hubungan dengan pelanggan melalui aktifitas secara online untuk memfasilitasi pertukaran ide-ide, produk-produk, dan pelayanan yang memberikan kepuasan kepada kedua belah pihak.
Beberapa strategi digital marketing di era digital yang bisa kita gunakan ini ialah:
• Search Engine Optimization (SEO)
Dengan menggunakan 2 teknik yaitu, on-page dan off-page. Termasuk cara untuk mengoptimasi website anda agar lebih mudah ditemukan orang melalui pencarian di Google dan ini merupakan sumber utama trafik bagi sebagian besar website.
• Social Media Marketing (SMM)
Kegiatan mempromosikan produk atau layanan di platform media sosial menggunakan strategi tertentu bukan sekadar membuat akun bisnis di media sosial lalu membuat konten, tapi diperlukan riset untuk menentukan media sosial mana yang cocok dengan bisnis anda.
• Pay Per Click (PPC)
Salah satu model internet marketing dimana pemasang iklan hanya perlu membayar setiap iklan yang diklik oleh target audiens. Sistem periklanan ini sering digunakan oleh para perusahaan besar seperti Google, Facebook, dan Instagram.
• Content Marketing (CM)
Strategi pemasaran dimana kita merencanakan, membuat, dan mendistribusikan konten yang mampu menarik audiens, kemudian mendorong mereka menjadi customer.
• Email Marketing (EM)
Pengiriman pesan komersial seperti newsletter dan promosi melalui email. Beberapa orang mungkin menganggap email marketing sebagai spam yang berpotensi mengganggu konsumen. Namun, fakta berkata sebaliknya, penggunaan email marketing terus meningkat setiap tahunnya.
Demikian ulasan mengenai strategi digital marketing. Digital marketing sudah terbukti meningkatkan efektivitas penjualan dan keuntungan bisnis offline maupun online. Selain itu, digital marketing juga bisa diterapkan baik bagi bisnis skala kecil maupun skala besar. Jadi tidak ada alasan lagi bagi pemilik bisnis untuk mengabaikan digital marketing.
