Konten dari Pengguna

Model Pembelajaran Debat sebagai Salah Satu Strategi Pembelajaran yang Efektif

Ayu Wardani

Ayu Wardani

Mahasiswi FKIP Universitas Jember

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ayu Wardani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Proses pembelajaran dapat dikatakan sukses ketika semua siswa berpartisipasi dan aktif di dalam kelas, untuk itu guru harus mencari model pembelajaran yang baik agar semua siswanya memiliki antusias yang tinggi dalam mengikuti pelajaran.

Jika siswa kesulitan dalam memahami pelajaran maka guru harus berperan dalam membantu siswanya memahami materi pelajaran. Salah satu model yang dapat guru gunakan agar siswa dapat memahami dan juga aktif dalam proses pembelajaran adalah menggunakan model pembelajaran debat.

Pengertian Model Pembelajaran

Pembelajaran adalah proses belajar dan mengajar antara guru dengan siswa. Dalam pelaksanaan suatu pembelajaran dibutuhkan model pembelajaran guna mempermudah penyampaian materi. Mengapa demikian? Karena model pembelajaran adalah rencana atau pola yang digunakan sebagai pedoman untuk merencanakan pembelajaran di kelas atau tutorial pembelajaran.

Model pembelajaran mengacu pada pendekatan pembelajaran yang digunakan meliputi tujuan pembelajaran, tahapan kegiatan pembelajaran, lingkungan pembelajaran, dan pengelolaan pembelajaran. Model pembelajaran juga diartikan sebagai model sistematis yang digunakan sebagai pedoman untuk mencapai tujuan pembelajaran yang mencakup strategi, teknik, metode, bahan, media, dan alat untuk menilai pembelajaran.

Penggunaan model dalam proses pembelajaran sangat penting di mana penggunaan model pembelajaran secara langsung membantu guru untuk menentukan cara dan sarana agar tujuan pembelajaran tercapai.

Adapun pengertian dari strategi pembelajaran sendiri adalah sebuah cara yang digunakan guru dalam penyampaian materi pembelajaran. Strategi pembelajaran bertujuan untuk membantu dan mempermudah guru dalam merencanakan penyampaian materi atau bahan ajar kepada siswa, dan juga dengan adanya strategi yang disiapkan oleh pendidik atau guru akan mempermudah siswa dalam memahami materi yang disampaikan. Dengan adanya strategi dalam proses pembelajaran ini akan mengarahkan pembelajaran yang tertata dan terstruktur

Apa itu Debat?

Debat adalah metode mengkomunikasikan gagasan secara logis dalam bentuk argumen, disertai dengan bukti untuk mendukung argumen masing-masing pihak. Debat sering disebut sebagai pertukaran pandangan yang berlawanan.

Debat adalah pembahasan yang kontroversial atau kontradiktif untuk menentukan apakah suatu usul tertentu didukung oleh salah satu pihak (pendukung) dan ditentang oleh pihak lain (penyangkal). Debat adalah bentuk argumentasi dari pro dan kontra.

Ada empat keterampilan berbahasa: menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Keempat keterampilan tersebut dihubungkan sehingga menjadi satu catur. Berbicara adalah berpikir dan berargumentasi agar orang lain atau pendengar dapat memahami bahasa dengan baik. Kemampuan berbicara berkaitan erat dengan kemampuan mendengar. Keduanya merupakan satu kesatuan yang utuh. Seseorang tentu saja dapat berbicara dalam arti bahwa seseorang menanggapi ucapan orang lain dengan mendengarkan, dan sebaliknya seseorang dapat mendengarkan ketika berbicara.

Penggunaan Model Debat dalam Proses Pembelajaran

Berikut merupakan dokumentasi pembelajaran menggunakan model debat. Sumber : Dokumentasi pribadi

Pernahkah kalian berpikir bahwa tidak semua materi pelajaran dapat diterima baik oleh siswa? Untuk itu guru harus menggunakan model yang tepat.

Pembelajaran dalam model debat diawali dengan membentuk dua kelompok, kelompok yang setuju (untuk) dan kelompok yang menentang (melawan). Kedua kelompok ini duduk berhadap-hadapan dan saling berargumen untuk mengemukakan pendapatnya dan meyakinkan siswa lain dan kelompok lain bahwa klaim mereka benar. Oleh karena itu, berdebat dalam model pembelajaran debat merupakan suatu keharusan bagi semua siswa di dalam kelompok. Oleh karena itu, model pembelajaran debat ini membutuhkan kemampuan mengemukakan pendapat.

Langkah-langkah strategi pembelajaran debat pendapat:

  1. Pilih satu masalah yang sesuai dengan materi pembelajaran

  2. Bagilah siswa menjadi dua kelompok, terdiri dari kelompok pro dan kelompok kontra

  3. Mintalah setiap kelompok untuk menyiapkan argumentasi berdasarkan pandangan kelompok yang mereka wakili.

  4. Tempat harus terpisah untuk setiap kelompok dalam kegiatan ini.

  5. Mulailah debat dengan mengundang salah satu kelompok awal.

  6. Setelah satu orang mengutarakan pendapatnya, mintalah tanggapan, bantahan, atau koreksi dari kelompok lain tentang topik yang sama.

  7. Lanjutkan proses ini selama waktu pembelajaran

  8. Ringkas diskusi yang baru saja terjadi, garis bawahi argumen yang muncul atau mungkin mencari titik temu.

Di atas telah di jelaskan Langkah-langkah dari pembelajaran dengan menggunakan model debat. Dengan menggunakan model debat siswa akan lebih mudah memahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru. Mengapa? Karena penggunaan model debat ini dapat menyempurnakan hasil diskusi tentang materi yang sedang dibahas, kemudian siswa dapat menganalisis masalah secara berkelompok dan juga model debat berguna untuk membangkitkan minat berbicara; berpartisipasi dalam menyatakan pendapat serta melatih public speaking siswa. Siswa dapat menyampaikan fakta dari dua sisi suatu permasalahan dan kemudian mencermati fakta mana yang benar/valid dan dapat dijelaskan.