Kumparan Logo

Tembus Pasar Singapura, Melon Asal Blitar Buktikan Kualitas Kelas Dunia

kumparanFOODverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tembus Pasar Singapura, Melon Asal Blitar Buktikan Kualitas Kelas Dunia.  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tembus Pasar Singapura, Melon Asal Blitar Buktikan Kualitas Kelas Dunia. Foto: Dok. Istimewa

Potensi buah-buahan lokal Indonesia kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Kali ini, komoditas melon hasil budidaya para petani di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, berhasil menembus pasar ekspor dan resmi dikirim ke Singapura.

Pelepasan ekspor ini dipimpin langsung oleh Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, M.M., dari Desa Duren, Kecamatan Talun, bertepatan dengan momen peringatan Hari Tani Nasional. Langkah strategis tersebut menandai babak baru bagi produk hortikultura daerah agar tak sekadar menguasai pasar domestik, melainkan juga berdaya saing secara global.

Berhasil masuknya melon Blitar ke Singapura, negara yang dikenal memiliki kriteria serta kontrol kualitas impor pangan sangat ketat, telah membuktikan bahwa teknik budidaya hingga penanganan pascapanen para petani lokal telah memenuhi standar mutu internasional.

Hal ini dibuktikan mulai dari pemilihan bibit unggul, perawatan tanaman yang terukur, dan pengawasan mutu yang presisi menghasilkan buah melon dengan tekstur renyah serta tingkat kemanisan yang konsisten. Pencapaian ini didorong oleh kapasitas produksi hortikultura Kabupaten Blitar yang berkembang pesat.

Berdasarkan data Pemkab Blitar dalam website resminya, luas lahan kebun melon pada tahun 2025 tercatat mencapai 175 hektare dengan total produksi 3.301 ton, dan tren positif tersebut berlanjut sepanjang periode Januari hingga Juli 2026.

Tembus Pasar Singapura, Melon Asal Blitar Buktikan Kualitas Kelas Dunia. Foto: Dok. Istimewa

Selain mengukuhkan posisi Blitar sebagai lumbung buah berkualitas di Jawa Timur, momentum pelepasan ekspor ini juga dilengkapi dengan pemberian bantuan sarana pertanian serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi para petani mitra.

Keberhasilan menembus pasar Singapura berawal dari dedikasi kelompok tani lokal, salah satunya dipelopori oleh Edi Santoso. Pendampingan bertahap dari pemetaan lahan hingga pembukaan akses rantai pasok terbukti mampu mendongkrak daya saing dan nilai ekonomi hasil panen daerah.

Pencapaian ini juga terjadi karena sinergi yang solid antara pemerintah daerah, mitra distribusi yakni Great Giant Foods (GGF) melalui PT. Sewu Segar Nusantara (Sunpride), dan kelompok tani, yang diharapkan terus memperluas jangkauan ekspor komoditas buah lokal Indonesia ke berbagai negara lainnya.

Bupati Blitar sendiri juga berharap keberhasilan ekspor melon ini tidak berhenti di Desa Duren saja. Ia mendorong agar semakin banyak sentra melon di Blitar yang mampu menghasilkan produk berkualitas berstandar ekspor.