Tips Malas: Baca Buku dengan Gaya Si Pemalas

B.Ed English UNIM Bone. Muhammadiyah Student Association
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Sekar Azhari Risdiani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Oke, semua orang udah tahu kalau membaca itu penting banget. Bisa bikin kita makin cerdas, lebih kritis, dan ngasih wawasan luas. Tapi, meskipun sadar akan manfaatnya, tetap aja banyak yang males mulai membaca karena merasa, "Ah, aku gak suka baca!", "susah, gak ngerti", "isinya tulisan semua. membosankan!" atau "Membaca bukan passion-ku!" Padahal, kalau mindset ini terus dipelihara, kita bakal stuck di situ-situ aja.
Nah, kalau kamu pengen mulai baca tapi masih sering males-malesan, tenang aja! Ada beberapa trik biar kebiasaan membaca jadi lebih ringan dan gak terasa seperti beban.
Mulai dari Buku yang Kamu Suka
Klise? Iya, tapi serius, ini penting banget! Jangan maksa diri baca buku berat kalau dari awal udah bikin ngantuk. Coba mulai dari novel yang bikin penasaran, cerita fiksi, atau bahkan komik. Kalau udah nyaman sama satu jenis bacaan, coba eksplor lebih jauh—baca buku tentang hewan, psikologi, neurosains, self-improvement, filsafat, politik atau topik lain yang bikin kamu penasaran. Intinya, jangan takut buat eksplorasi!
Trik Malas Baca
Kadang, kita semangat banget pengen baca buku yang kelihatan keren, tapi baru baca beberapa halaman aja udah lelah. Nah, coba trik ini:
Baca dikit-dikit aja: Gak perlu maksa baca berpuluh-puluh halaman dalam sekali duduk. Nyicil dua atau tiga halaman, yang penting ada progres.
Baca per bagian kecil: Bisa juga baca beberapa subbab dalam buku biar lebih ringan dan gampang dicerna.
Ikutin ritme fokus kamu: Katanya, manusia rata-rata bisa fokus sekitar 15-20 menit. Jadi, baca selama itu aja, lalu istirahat. Kalau bosan? Tinggalin dulu, nanti bisa lanjut lagi!
Biar Konsisten Tanpa Terasa Berat
Kata 'konsisten' suka bikin kaum mageran merinding duluan, padahal sebenarnya bisa dibuat lebih ringan dan fleksibel! Caranya gampang:
Minimal baca sesuatu setiap hari—meskipun cuma dua halaman, tetap dihitung progress.
Tetapkan waktu baca: Bisa pagi sebelum mulai aktivitas, sore saat santai, atau malam sebelum tidur.
Fokus ke insight baru: Upgrade terus wawasan! Setelah baca, cari pelajaran atau ilmu baru yang bisa diambil, bukan cuma menikmati cerita yang disuka. Semakin banyak hal yang dipelajari, semakin berkembang cara berpikir dan perspektif dalam melihat berbagai situasi!
Coret-Coret Buku, Kenapa Nggak?
Gak semua orang suka mencoret buku, tapi kalau kamu tipe yang visual, coba trik ini:
Highlight bagian penting pake stabilo warna-warni
Tempel sticky notes di halaman yang menarik
Beri tanda baca
Coret atau garis bawahi kutipan favorit
Buku yang "berwarna" bikin kita lebih betah buat baca ulang nanti!
Sekarang, ayo mulai! Mau sesibuk apa pun, coba luangkan 20 menit aja dari 24 jam kamu buat baca buku atau minimal dua halaman. Gak bakal rugi, malah makin membuka perspektif baru. Lakuin tiap hari, dan lihat sendiri perubahannya!
"Small deeds done are better than great deeds planned"
— Peter Marshall
