Singkat, Padat, Bikin rindu, Itulah Jogja!

Saya seorang Mahasiswi dari Universitas Budi Luhur. Saya memiliki minat besar dalam industri pariwisata dan perhotelan, serta ingin menjadi profesional yang mampu memberikan pengalaman tak terlupakan bagi wisatawan.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Azhura Mulya Deva tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perjalanan ke Yogyakarta kali ini terasa berbeda. Bukan semata untuk liburan, melainkan dalam rangka perdana kampus yang membawa satu angkatan ke kota yang dijuluki kota pelajar.
Meski tujuan utama adalah akademik, Jogja tak pernah kehabisan cara untuk memberikan ruang bagi kenangan dan kebahagiaan di sela-sela kesibukan dunia akademik.
Setelah seharian penuh fokus pada kegiatan di lapangan, kami mendapat waktu luang di sore hari. Kesempatan ini tentu tidak kami sia-siakan. Bersama dosen, kami memutuskan untuk menikmati sore di sekitar Tugu Jogja, ikon kota yang tak pernah kehilangan pesonanya. Di sebuah cafe kecil bernuansa vintage, kami memesan minuman favorit masing-masing. Saya memilih greentea, sembari menikmati suasana santai ditemani obrolan hangat bersama dosen mengenai topik penelitian, kehidupan, hingga curhatan kecil.
Setelah cukup lama bersantai, kami melanjutkan perjalanan ke Pasar Beringharjo, surga belanja bagi siapa pun yang ingin membawa pulang oleh-oleh Jogja. Di sana, saya membeli beberapa baju, sementara dosen saya membeli kaos hingga rempah-rempah. Tak jauh dari pasar diseberang jalan, deretan toko oleh- oleh khas Jogja menarik perhatian kami, kami membeli beberapa makanan khas dan souvenir unik khas Jogja. Langit mulai menggelap dan waktu free time kami sudah hampir habis, dengan tas yang mulai penuh oleh belanjaan dan hati yang penuh rasa syukur, kami kembali ke bis yang sudah menunggu diparkiran.
Meninggalkan Malioboro memang selalu meninggalkan sedikit rasa berat di hati. Jogja, dalam kesederhanaannya, selalu berhasil menyisipkan rindu. Bukan hanya karena tempatnya, tapi juga karena momen-momen kecil yang bermakna seperti minum greentea di sore hari, berbagi tawa dipasar, dan menikmati kebersamaan dengan dosen serta teman-teman kuliah. Perjalanan ini akan terus berkesan dalam kenangan.
