Olahraga Padel Kian Diminati, Tren Baru di Dunia Raket yang Masuk ke Indonesia

Siswa SMA Citra Berkat yang senang menulis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Azila Mugnia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Olahraga Padel adalah jenis olahraga kombinasi antara tenis dan squash, yang kini mulai mencuri perhatian masyarakat Indonesia, khususnya di kalangan Gen Z dan Milenial. Setelah lama populer di Spanyol dan negara-negara Amerika Latin, padel kini perlahan hadir di kota-kota besar Indonesia. Khususnya anak muda perkotaan yang mencari alternatif olahraga baru melihat padel sebagai pilihan yang dinamis dan menyenangkan.

Olahraga padel pertama kali berkembang di Meksiko pada tahun 1960-an sebelum menyebar ke Eropa. Di Spanyol, padel bahkan menjadi salah satu olahraga paling digemari setelah sepak bola. Popularitasnya kini meluas ke Asia, termasuk Indonesia. Padel mulai hadir di Indonesia melalui sejumlah klub Olahraga di Jakarta, sementara di Bali sudah membuka lapangan khusus padel. Berbeda dari tenis atau bulutangkis, permainan ini dilakukan berpasangan di lapangan berpagar kaca dengan raket tanpa senar dan bola yang mirip tenis. Memiliki aturan yang sederhana sehingga banyak diminati pemula.
Padel Dinilai Punya Potensi Besar di Indonesia
Dengan tren gaya hidup sehat dan meningtkatnya minat pada olahraga sosial, padel dipandang memiliki potensi bisnis yang menjanjikan di Indonesia. Sejumlah investor mulai membangun padel, sementara komunitas-komunitas kecil pecinta padel di Indonesia juga mulai terbentuk di berbagai kota di Indonesia.
Meski terbilang baru, padrel dinilai berpeluang besar menjadi bagian dari gayab hidup olahraga masyarakat urban. Perpaduan tenis dan squash serta aspek sosial yang kuat membuat padel digadang-gadang sebagai tren olahraga masa depan di Indonesia.
