KKN UNDIP Edukasi Ekonomi Sirkular bagi Pembudidaya Ikan di Tambaksari

Mahasiswa S1 Universitas Diponegoro jurusan akuakultur yang mempelajari budidaya perikanan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Muhammad Faizul Akram tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kendal – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan program edukasi mengenai konsep ekonomi sirkular kepada para pembudidaya ikan di Desa Tambaksari, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan sumber daya secara lebih efisien guna mendukung budidaya perikanan yang berkelanjutan.
Ekonomi Sirkular untuk Budidaya Perikanan Berkelanjutan
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menjelaskan pentingnya penerapan ekonomi sirkular sebagai upaya mengurangi pemborosan serta memanfaatkan kembali sumber daya yang masih memiliki nilai guna. Materi yang disampaikan meliputi perbedaan ekonomi linear dan ekonomi sirkular, alasan mengapa konsep ini semakin penting diterapkan, serta contoh penerapannya dalam budidaya perikanan tradisional.
Peserta juga diajak berdiskusi mengenai berbagai potensi yang dapat diterapkan di lingkungan budidaya, seperti pemanfaatan air kolam untuk penyiraman tanaman, penggunaan lumpur kolam sebagai pupuk organik, serta penggunaan kembali peralatan budidaya yang masih layak pakai. Contoh-contoh tersebut diharapkan dapat menjadi langkah sederhana untuk meningkatkan efisiensi usaha sekaligus mengurangi limbah.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama para pembudidaya. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan pengalaman yang dibagikan selama kegiatan berlangsung.
Melalui program ini, mahasiswa KKN UNDIP berharap konsep ekonomi sirkular dapat menjadi salah satu alternatif yang mudah diterapkan oleh pembudidaya di Desa Tambaksari. Dengan memanfaatkan sumber daya secara lebih bijaksana, usaha budidaya tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga turut menjaga kelestarian lingkungan sebagai penunjang keberlanjutan budidaya perikanan.
