Konten dari Pengguna

Cegah Brain Rot, KKN UIN Walisongo Beri Edukasi Pada Murid di SDN Kebondowo 03

azwar julio

azwar julio

Mahasiswa UIN Walisongo Semarang

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari azwar julio tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto bersama murid-murid SDN Kebondowo 03. (Dok Posko 40 KKN Mit 20 UIN Walisongo Semarang)
zoom-in-whitePerbesar
Foto bersama murid-murid SDN Kebondowo 03. (Dok Posko 40 KKN Mit 20 UIN Walisongo Semarang)

Semarang, Banyubiru - Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang beri edukasi mengenai bahaya brain rot pada murid-murid di SDN Kebondowo 03 pada Sabtu (26/07/25). Edukasi tersebut guna mencegah pembusukan otak atau brain rot yang kian marak akhir akhir ini melalui short video khususnya di platform TikTok.

Program tersebut menargetkan kelas 4, 5, dan 6 untuk diedukasi, salah satu penanggung jawab kegiatan ini memberikan alasan.

"Ya, sasaran kali ini memang dari kelas atas antara 4, 5, 6 karena dirasa mereka sudah mampu mengoperasikan gadget dan bermain medsos lebih luas," tutur Helmi salah satu mahasiswa KKN.

Kegiatan dimulai pada jam 10.00 WIB dengan perkenalan anggota KKN UIN Walisongo Semarang, dan dilanjut perkenalan diri dari para murid-murid, acara dilanjutkan dengan pemaparan Power Point (PPT).

Mahasiswa KKN UIN Walisongo beri edukasi mengenai brain rot. (Dok Posko 40 KKN Mit 20 UIN Walisongo Semarang)

Saat baru mulai para murid sangat antusias karena dalam PPT tersebut menampilkan gambar mengenai anomali yang sedang ramai di media sosial, seperti tung tung sahur, crocordilo Bombardilo dan lainnya.

"Tadi para siswa sangat semangat ketika kami tampilkan gambar-gambar anomali, bahkan mereka lebih tahu daripada kami," ujar Helmi.

Pemateri juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya mengontrol diri sebagai bentuk pencegahan brain rot, pemateri juga memberikan 7 kebiasan anak Indonesia hebat yang menjadi penguat karakter murid.

"Kami disini hanya memberikan warning agar mereka mampu mengontrol dirinya untuk bermain medsos dengan bijak, dan dengan 7 kebiasan itu diharapkan anak-anak bisa hidup lebih sehat secara mental maupun fisik,"

Tak hanya sekedar edukasi saja, mahasiswa KKN juga memberikan ice breaking agar mengembalikan fokus dan kekompakan para murid-murid, disitu juga mahasiswa KKN memberikan hadiah bagi murid-murid yang berani untuk maju dan menjawab pertanyaan.

Foto bersama murid-murid SDN Kebondowo 03. (Dok Posko 40 KKN Mit 20 UIN Walisongo Semarang)

Salah satu guru di SDN Kebondowo 03 juga menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa KKN.

"Edukasi seperti ini penting karena maraknya konten konten di TikTok terutama yang membuat murid menjadi sulit untuk fokus dan belajar, dari hal itu kami sangat mengapresiasi para mahasiswa KKN UIN Walisongo yang telah mengangkat pembahasan ini," tutur Renaldi selaku guru di SDN Kebondowo 03.

Edukasi brain rot seperti ini bisa menjadi pencegahan dasar bagi anak-anak agar mereka paham mengenai otak mereka dan bahayanya jika tidak bisa mereka kontrol.