Kesulitan Guru Dalam Menghadapi Tipologi Belajar Siswa

Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, fakultas ilmu tarbiyah dan keguruan, program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia angkatan 2023.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Azzahra Nurazizah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian Tipologi Belajar
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Tipologi adalah ilmu watak tentang bagian manusia dalam golongan-golongan menurut corak watak masing-masing. Tipologi belajar merupakan kombinasi dari kemampuan seseorang dalam menyerap, mengatur, dan mengolah informasi belajar. Karena setiap individu memiliki cara belajar yang berbeda, dan tipologi belajar membantu mengidentifikasi cara terbaik bagi seseorang untuk memproses informasi. Gaya atau tipe belajar adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang guna memahami dan menyerap pelajaran yang berbeda tingkatannya. Beberapa siswa mudah menangakap materi tetapi beberapa siswa lainnya sedikit lambat menangkap materi pembelajaran. Sebagian siswa lebih suka jika guru mengajar dengan cara menuliskan materi di papan tulis. Akan tetapi ada pula sebagian siswa yang lebih suka mendengarkan guru merekan menjalaskan secara lisan. Adapula yang lebih suka membuat kelompok kecil untuk mendiskusikan sebuah materi. (Pratiwi, 2019).
Tipe Belajar Siswa
Menurut Adrian (2017:12) dengan mengetahui tipe belajar siswa dapat membantu guru untuk menyesuaikan gaya mengajarnya. Beberapa tipe belajar siswa sebagai berikut:
Tipe visual (belajar dengan melihat)
Tipe auditory (belajar dengan mendengar)
Tipe kinaesthetic (belajar dengan gerakan, menyentuh, dan melakukan)
Tipe taktik (rabaan dan sentuhan)
Tipe oltakforis (indera penciuman lingkungan)
Tipe gustative (indera kecapan lidah)
Tipe kombinatif (memadukan semua tipe)
REFERENSI
Pratiwi, D, P. PENGARUH TIPOLOGI BELAJAR SISWA DAN METODE MENGAJAR GURU TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM SISWA KELAS XI MAN 1 SURAKARTA. (2019).
