Jahatnya Pinjaman Online yang Meresahkan

Mahasiswa Universitas Pamulang
Tulisan dari Azzahra Putri Nadila tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Di era sekarang zaman semakin canggih, dimana semuanya dipermudah mulai dari belanja, pembayaran, transportasi hingga banyak yang menawarkan pinjaman online. Pinjaman online salah satu aplikasi yang marak di masyarakat ditengan kondisi pandemi saat ini dengan menawarkan bunga yang rendah serta pencairan dana yang cepat dan tidak ribet.

Dimasa pandemi ini banyak masyarakat yang kesulitan dalam segi ekonomi, pinjaman online menjadi salah satu alternatif jika seseorang sudah terdesak. Hanya bermodalkan Ktp peminjam dapat langsung mencairkan dana pinjaman.
Kemudahan penawaran yang diberikan pinjol tidak semanis realitanya. Buktinya, sebagian peminjam merasa terkena jebakan. Kebocoran data pribadi menjadi salah satu ancaman apabila peminjam tidak membayar pinjaman kepada kreditur, hal ini bisa berakibat pada hal-hal negatif sampai berujung pada tindak kriminal
Berikut dampak-dampak dari pinjaman online:
Seluruh data pribadi diambil dari handphone milik peminjam
Penagihan dilakukan tidak hanyan dilakukan kepada peminjam saja melainkan kepada seluruh nomor kontak yang ada di dalam handphone milik peminjam.
Penagihan dilakukan dengan cara memaki, mengancam bahkan dalam bentuk pelecehan seksual
Bunga pinjaman tidak terbatas
Penagihan dilakukan tanpa kenal waktu.
Nah, sekarang kalian sudah mengetahui bahaya pinjaman online, kalian mesti lebih hati-hati dalam meminjam pinjaman online. Pahami dulu sebelum melakukan pinjaman online tersebut.
