Konten dari Pengguna

KKM 76 UNIBA Resmikan Penerangan Jalan Berbasis Photocell di Desa Babakan Jaya

Muhammad Azam Askarulloh

Muhammad Azam Askarulloh

Muhammad Azam Askarulloh Mahasiswa Sistem Informasi pada Universitas Bina Bangsa. baru mulai menekuni dunia penulisan sebagai sarana untuk menyampaikan analisis dan pandangan terhadap isu-isu aktual. Melalui platform Kumparan.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muhammad Azam Askarulloh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anggota KKM 76 bersama perangkat desa dan masyarakat desa Babakan Jaya
zoom-in-whitePerbesar
Anggota KKM 76 bersama perangkat desa dan masyarakat desa Babakan Jaya

Serang – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 76 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melaksanakan program inovatif di bidang infrastruktur desa dengan meresmikan penggunaan lampu penerangan jalan umum (PJU) berbasis sensor photocell di Desa Babakan Jaya, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang.

Desa Babakan Jaya memiliki luas wilayah 2,02 km² dengan jumlah penduduk sekitar 2.834 jiwa. Meski terletak di jalur yang cukup strategis, desa ini masih menghadapi tantangan terkait keterbatasan infrastruktur, salah satunya ketersediaan penerangan jalan. Minimnya lampu jalan sebelumnya membuat aktivitas warga pada malam hari kurang nyaman dan rawan gangguan keamanan.

Melihat kondisi tersebut, KKM 76 menghadirkan solusi dengan memasang sistem PJU yang dilengkapi teknologi photocell. Perangkat ini memungkinkan lampu menyala otomatis saat cahaya mulai redup dan padam kembali ketika siang hari. Dengan mekanisme tersebut, energi listrik dapat digunakan lebih efisien sekaligus meminimalisasi biaya perawatan.

Sebelum dan sesudah pemasangan lampu penerangan jalan otomatis di desa Babakan Jaya

Tiga lokasi yang dinilai krusial dipilih untuk pemasangan perdana, yakni area sekitar balai desa, jalan Kampung Pasepatan, dan jalan Kampung Lebe. Sebelumnya titik-titik ini cenderung gelap, padahal sering dilalui warga, termasuk pelajar, pedagang, maupun jamaah yang beraktivitas pada malam hari.

Proses peresmian dilaksanakan melalui kerja sama antara mahasiswa, perangkat desa dan masyarakat setempat. Tidak hanya berhenti pada peresmian, mahasiswa KKM juga memberikan sosialisasi mengenai cara kerja photocell serta pentingnya menjaga fasilitas penerangan agar tetap berfungsi jangka panjang.

Koordinator Program bidang Teknologi Tepat Guna, Fahmi, menjelaskan bahwa langkah ini bukan hanya sekadar memasang lampu, tetapi juga memperkenalkan masyarakat pada teknologi sederhana yang dapat memberikan manfaat nyata. “Kami ingin menghadirkan fasilitas yang bukan hanya praktis, tapi juga berkelanjutan. Harapannya, warga bisa merasa lebih aman dan nyaman saat beraktivitas pada malam hari,” ungkapnya.

Proses peresmian dan serah terima Lampu Penerangan Jalan kepada masyarakat desa Babakan Jaya

Warga Desa Babakan Jaya menyambut gembira kehadiran lampu jalan berbasis photocell ini. Mereka menilai keberadaan PJU tersebut membantu meningkatkan kenyamanan sekaligus mengurangi risiko kecelakaan dan tindak kriminal.

Melalui program ini, mahasiswa KKM 76 UNIBA menunjukkan bahwa peran mahasiswa dalam pembangunan desa dapat diwujudkan melalui karya nyata. Tidak hanya menyumbangkan ide, tetapi juga menghadirkan solusi langsung yang memberi dampak positif bagi kehidupan masyarakat sehari-hari.