News
·
19 Februari 2019 19:16

Menelisik Sejarah Peleburan Timah di Museum Muntok

Konten ini diproduksi oleh Babel Hits
Menelisik Sejarah Peleburan Timah di Museum Muntok (218944)
searchPerbesar
Museum Timah Indonesia yang berada di Kota Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung.(ist)
PANGKALPINANG,babelhits.com -- Perjalanan sejarah pertimahan Bangka Belitung bisa dilihat di Museum Timah Indonesia Muntok. Museum yang berada di wilayah barat Pulau Bangka ini menyimpan kisah panjang tentang pertambangan timah.
ADVERTISEMENT
Museum Timah Indonesia Muntok dibuka untuk umum sejak 7 November 2013. Bangunan museum kental khas arsitektur Eropa yang merupakan warisan sejarah dan dibuat pada zaman kolonial Belanda.
Gedung yang dulunya berfungsi sebagai kantor divisi pertimahan Belanda, sempat diambil alih oleh tentara Jepang. Setelah kemerdekaan Indonesia, bangunan setinggi tiga lantai ini sempat terabaikan. Beberapa bagian bangunan bahkan ada yang lapuk dan runtuh.
Setelah dilakukan upaya konservasi oleh PT Timah Tbk, hingga akhirnya Museum Timah Muntok kembali berdiri megah dan terbuka untuk masyarakat umum.
Di dalam museum yang dilapisi cat warna putih itu, bisa ditemukan berbagai replika alat-alat pertambangan timah, alat tenun, atribut prajurit masa perang dunia kedua, serta disediakannya tayangan audio visual terkait peristiwa-peristiwa bersejarah.
ADVERTISEMENT
Menelisik Sejarah Peleburan Timah di Museum Muntok (218945)
searchPerbesar
Manuskrip awal penulisan sejarah Pulau Bangka yang berada di Galeri Museum Timah Indonesia.(ist)
Terdapat total sembilan galeri di museum ini. Galeri pertama menyajikan sejarah Bangka dan Muntok. Galeri kedua menerangkan tentang sosial budaya Muntok. Galeri ketiga tentang sejarah Perang Dunia II di Muntok.
Galeri keempat menceritakan sejarah pengasingan Bung Karno di Muntok. Galeri kelima berisikan seputar geologi dan eksplorasi. Galeri keenam dan ketujuh menginformasikan tentang sejarah pengetahuan penambangan darat dan laut. Galeri kedelapan berisi pengetahuan peleburan timah, dan terakhir atau galeri kesembilan yaitu sarana dan prasarana kreasi anak zaman.
Menelisik Sejarah Peleburan Timah di Museum Muntok (218946)
searchPerbesar
Galeri Lintas Sejarah dan Sosial Budaya Muntok, yang mencerita sejarah berdirinya Kota Muntok.(ist)
Di ruang galeri Geologi dan Eksplorasi serta Galeri Tambang Darat dan Tambang Laut dipamerkan peta pertambangan timah di dunia dan Indonesia, alat untuk mengukur kandungan timah, alat pemetaan wilayah, jenis-jenis timah mentah, dan alat eksploitasi timah.
ADVERTISEMENT
Menelisik Sejarah Peleburan Timah di Museum Muntok (218947)
searchPerbesar
Galeri Geologi-Eksplorasi yang menampilkan alat-alat eksplorasi tambang timah dari masa ke masa.(ist)
Hanya ada dua tempat di Indonesia yang memiliki kandungan timah besar yakni Karimun dan Kundur di Kepri serta Bangka-Belitung. Di Galeri Peleburan Timah dijelaskan sejarah peleburan logam dari masa ke masa. Peleburan timah pertama di dunia terjadi di Turki pada tahun 1.500 SM ketika seseorang mencampurkan tembaga dan timah menjadi perunggu.
Menelisik Sejarah Peleburan Timah di Museum Muntok (218948)
searchPerbesar
Sejarah Perang Dunia II juga ditampilkan di galeri Museum Timah Indonesia.(ist)
Peleburan timah di Bangka telah berlangsung mulai abad ke-10. Ruangan ini menjabarkan dengan detail proses peleburan bijih timah di PT Timah dan beberapa sampel timah olahan siap jual.
Menelisik Sejarah Peleburan Timah di Museum Muntok (218949)
searchPerbesar
Selain timah batangan, logam timah juga bisa diolah menjadi beberapa produk seperti tin pellet dan tin ball.(ist)
Dalam Galeri Sarana Prasarana memamerkan foto-foto lama Kota Muntok tempo doeloe, termasuk peta kota tua Muntok. Galeri Bung Karno menampilkan foto ketika Bung Karno dan kawan-kawan diasingkan ke Muntok. Termasuk miniatur Wisma Ranggam dan Wisma Menumbing, gedung tempat tokoh-tokoh diasingkan di Muntok.(*)
ADVERTISEMENT
Penulis: tim babelhits
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020