News
·
26 Juli 2021 15:51
·
waktu baca 2 menit

Murid Pembunuh Ustaz Jauhari Serahkan Diri ke Polres Bangka Tengah

Konten ini diproduksi oleh Babel Hits
Murid Pembunuh Ustaz Jauhari Serahkan Diri ke Polres Bangka Tengah (686809)
searchPerbesar
Ruang pemeriksaan Mapolres Bangka Tengah.
Muhammad Floriansyah (34) Tahun Warga Simpang Perlang, pelaku pembunuhan sadis terhadap ustaz Jauhari, yang tak lain adalah guru ngajinya sendiri. Akhirnya menyerahkan diri ke Mapolres Bangka Tengah. Senin (26/7).
ADVERTISEMENT
Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah, AKP Rais Muin, mengatakan bahwa pelaku pembunuhan sudah ditangkap dan diserahkan ke kantor sekitar pukul 13.00 WIB siang.
Pelaku ini merupakan murid mengaji dan sempat dimualafkan korban, merasa sadar dirinya telah membunuh gurunya pihak korban mencoba membujuk menghantarkan pelaku ke kantor.
Kepolisian Resor Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, sekarang dalam tahap penyelidikan terhadap Muhammad Floriansyah (34) warga kecamatan Koba karena melakukan pembacokan terhadap korban, sehingga mengalami luka serius di bagian punggung.
Informasi sementara yang didapatkan pembacokan itu terjadi pada Minggu (25/07/2021) siang sekitar pukul 14.00 WIB hanya masalah sepele.
"Sekarang pelaku sedang kami mintai keterangan untuk setelah pihak keluarga mengantarkan ke kantor, semua alat penganiayaan telah kami amankan di kantor," ujar petugas Reskrim.
ADVERTISEMENT
"Keterangan dari pihak korban, bahwa Muhammad Floriansyah (34) tidak terima dengan beberapa pendapat dari korban selaku guru ngaji bernama ustaz jauhari yang mana ketika mengaji beliau selalu berbeda pendapat dan ini di kaji sendiri oleh pelaku, sehingga ini memicu kebencian awal dan mungkin pelaku mendapat bisikan sehingga tega melakukan itu," ujar salah satu murid korban Ismail.
"Belum lama saya dari rumah korban, korban langsung dibacok Muhammad Floriansyah dari depan dan kemudian kabur dari tempat kejadian kami pun tak sempat mengejarnya lagi," ujar Abdullah.
Ia menjelaskan, setelah terkena bacokan maka Ustaz Jauhari dengan berlumuran darah tetangga mulai mendatangi rumah meminta bantuan dibawa ke rumah sakit.
Sementara saudara korban Rusli, merasa tidak terima atas tindakan penganiayaan yang dialami saudaranya dan dirinya berharap pihak kepolisian menangkap pelaku.
ADVERTISEMENT
"Pelaku nih saya kenal dan salah satu gitaris dari selawang band," ujar Mas'ud.
"Saya minta polisi menghentikan perbuatan ini dengan kewenangan hukumnya, karena kejadian pembantaian ini menghilangkan nyawa kita menuntut nyawa harus di balas nyawa," ujarnya.