Konten Media Partner

Puncak Musim Hujan di Babel Diprediksi Pada Februari

Babel Hitsverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala seksi data dan informasi BMKG Pangkalpinang.
zoom-in-whitePerbesar
Kepala seksi data dan informasi BMKG Pangkalpinang.

Badan Meterorologi, Geofisika, dan Klimatologi (BMKG) Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung memprediksikan puncak curah hujan di Bangka Belitung akan terjadi pada pertengahan Bulan Februari 2020.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Kota Pangkalpinang, Kurniaji mengatakan Bangka Belitung merupakan salah satu wilayah yang memiliki musim hujan lebih panjang dibandingkan musim kemarau.

"Sekarang sudah musim penghujan, dalam setahun hujan lebih panjang daripada panas,"ujarnya, ketika dikonfirmasi, Kamis (23/1/2020).

Dikatakan Kurniaji biasanya musim penghujan akan melanda wilayah Bangka Belitung mulai dari bulan Oktober akhir hingga Maret pertengahan.

"Dua tahun terakhir puncaknya pada bulan Februari," imbuh Kurniaji.

Diakui Kurniaji saat ini belum terjadi hujan yang merata di wilayah Bangka Belitung lantaran puncak hujan belum terjadi.

"Pantauan kami di radar pun terhadap cuaca BMKG, memang kondisi awan colomonimbus belum terlalu menyebar dari Bangka Barat sampai Tanjungpandan, ketika sudah mulai puncak awan colomonibus penuh," ungkapnya.

Pihaknya pun mengingatkan kepada seluruh stakeholder untuk bersiaga dalam menghadapi puncak hujan ini. Mengingat pada tahun 2018 intensitas hujan yang melanda wilayah Bangka Belitung  mencapai 600 ml/bulan. Jumlah ini dikatakan Kurniaji paling tinggi sepanjang 30 tahun terakhir.

"Kalau 2-3 tahun terakhir sebelumnya, puncak hujan ini biasa diangka 200 hingga 350 ml/bulan. Maka perlu kesiagaan dari seluruh stakeholder dalam antisipasi puncak hujan," tukasnya.