Konten dari Pengguna
3 Jenis ASI yang Perlu Moms Ketahui
Ikuti kumparan di Google
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Air Susu Ibu biasa disingkat ASI, merupakan sumber makanan yang dihasilkan oleh kelenjar air susu ibu. Produksi ASI dipicu oleh kehamilan dan aktivitas menyusui. ASI merupakan makanan utama bayi dan balita.
Si Kecil akan mengonsumsi ASI sebagai satu-satunya sumber makanan sampai dia siap disapih, yaitu sekitar 6 bulan. Sampai saat itu, ASI memberikan nutrisi komplit serta perlindungan terhadap infeksi, penyakit dan virus/bakteri.
3 jenis ASI
- KolostrumKolostrum adalah ASI pertama yang diproduksi Moms pada akhir-akhir kehamilan dan selama beberapa hari pertama setelah kelahiran si Kecil. Karakteristik kolostrum adalah tebal, kuning, dan lengket tetapi bisa juga tipis, putih atau oranye.Kolostrum mudah dicerna oleh bayi baru lahir. Kandungan ASI pertama ini adalah tinggi protein, rendah lemak, dan mengandung konsentrasi antibodi yang tinggi (khususnya Immunoglobulin A (IgA), serta sel darah putih untuk melawan infeksi. Kolostrum juga membantu mencegah penyakit kuning dengan membersihkan tubuh si Kecil dari meconium (kotoran bayi yang tebal, hitam dan lengket).Secara umum, Moms akan hanya memproduksi sejumlah kecil kolostrum. Akan tetapi, jumlah tersebut sudah cukup untuk kebutuhan si Kecil yang baru lahir dalam beberapa hari pertama kehidupannya.
- ASI TransisiKandungan ASI transisi merupakan kombinasi kolustrum dan ASI dewasa. Produksi ASI Transisi ini dimulai sekitar 3 sampai 5 hari setelah melahirkan, ketika ASI bercampur dengan kolostrum dan secara bertahap beralih ke ASI Matang selama beberapa hari atau seminggu.
- ASI MatangSetelah si Kecil berusia sekitar 2 minggu, ASI Transisi akan berubah menjadi ASI Matang. ASI Matang adalah kombinasi dari foremilk dan hindmilk. Ketika si Kecil menyusu, susu pertama yang mengalir keluar dari payudara Moms adalah foremilk. Karakteristik foremilk adalah tipis, berair, rendah lemak dan kalori. Kemudian, seiring waktu, Moms akan memproduksi hindmilk yang lebih tebal, lebih berkrim dan lebih tinggi lemak dan kalori.
ADVERTISEMENT
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist
Copyright by Babyologist

