3 Jenis Imunisasi Untuk Bayi Baru Lahir

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Maka dari itu, imunisasi nyatanya bukan hanya penting untuk bayi, namun juga harus dilakukan/diterima oleh ibu hamil guna menjaga kesehatan tubuh serta janin dalam kandungan. Jika Si Kecil terlahir dengan antibodi bawaan yang cukup, mengapa ketika lahir ia harus kembali memperoleh imunisasi?
Hal ini di karenakan antibodi bawaah bayi yang baru lahir memiliki sifat yang sementara, itu artinya kekebalan tubuh atau antibodinya harus diperkuat kembali, dan salah satu caranya ialah dengan memberikan imunisasi atau vaksin ketika ia lahir.
imunisasi sendiri bermanfaat untuk memperkuat daya tahan tubuh agar bisa terhindar dari sejumlah serangan virus atau bakteri yang bisa mengakibatkan penyakit tertentu.
Jenis-Jenis Imunisasi Untuk Bayi Baru Lahir
Hepatitis B
Manfaat:Â Bermanfaat untuk mencegah munculnya jenis penyakit hepatitis B yang bisa menyerang bagian hati atau liver dan berujung pada kondisi sirosis/kondisi hati menjadi menciut serta mencegah munculnya penyakit kanker hati.
Waktu Pemberian:Â Umumnya di berikan ketika si kecil baru saja lahir, dan paling lambat diberikan sekitar 12 jam setelah kelahiran. Minimal akan diberikan sebanyak 3 kali dalam kurun waktu sekitar 6 bulan. Di bulan pertama kelahiran ia akan mendapatkan jenis imunisasi ini, kemudian di bulan ke-6 dan di usia 1 tahun.
Letak Pemberian:Â Umumnya cairan akan diberikan melalui cara penyuntikkan di bagian paha atas bayi.
Polio
Manfaat: Imunisasi polio sendiri bermanfaat guna mencegah munculnya jenis penyakit polio, yang bisa menyebabkan lumpuh total bagi siapa saja yang terinfeksi.
Waktu Pemberian:Â Imunisasi Polio ini umumnya akan diberikan dokter atau bidan ketika bayi akan pulang dari tempat persalinan ke rumah.
Letak Pemberian:Â Umumnya pemberian vaksin ini akan dilakukan dengan cara memberikan cairan melalui tetesan ke dalam mulut (oral). Dan biasanya diberikan dalam kurun waktu 3 kali, yaitu di usia pertama dan di usia 6 dan 8 minggu kelahiran.
BCG
Manfaat:Â Mencegah terjadinya infeksi virus yang bisa menyebabkan munculnya penyakit TB (tuberkulosisi) yang memang sangat berbahaya untuk kesehatan.
Waktu Pemberian:Â Sama seperti vaksin polio, di mana diberikan ketika bayi akan pulang dari rumah persalinan.
Letak Pemberian:Â Pemberiannya disuntikkan di bagian tangan atas.
Â
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist Editor.Â
