Konten dari Pengguna

3 Kegiatan Interaktif yang Cocok untuk Balita Usia 20 Bulan

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

3 Kegiatan Interaktif yang Cocok untuk Balita Usia 20 Bulan

Pada usia 20 bulan, si Kecil mungkin sudah dapat berjalan tanpa bantuan dan tanpa perlu dipegangi untuk menyeimbangkan tubuhnya. Meskipun begitu, dia mungkin belum bisa meloncat dengan mudah tanpa dibimbing. Dia juga mungkin sudah bisa menendang bola meskipun masih sedikit kesulitan.

Balita pada umur ini juga sangat mungkin ingin mendapatkan sesuatu sesuai keinginannya. Ini biasanya akan menyebabkan dia tantrum apabila permintaannya tidak dipenuhi. Jangan menyerah, Moms, tetaplah tenang menghadapi tantrum si Kecil.

Untuk menghibur sekaligus mendorong perkembangan si Kecil, Moms bisa melakukan ketiga aktivitas berikut bersamanya:

1. Menebak posisi benda

Si Kecil sudah cukup besar untuk memahami bahwa suatu objek tetap ada, bahkan setelah objek tersebut tersembunyi dari pandangannya. Konsep ini disebut object permanence.

Untuk mengembangakan kemampuan object permanencesi Kecil, Moms memerlukan benda-benda yang bisa Moms genggam, contohnya seperti mainan berukuran kecil. Pastikan si Kecil memahami bahwa Moms sedang menyembunyikan objek tersebut. Sembunyikanlah di salah satu tangan dan biarkan si Kecil menebak mainannya berada di tangan yang mana. Jika tangan yang dia pilih kosong, biarkan dia memilih tangan yang lain. Dengan begitu, kemampuan object permanence-nya akan terasah.

Sesekali, alihkan benda ke tangan Moms yang lain ketika tangan Moms berada di belakang. Ini untuk menambah tantangan dalam permainan ini. Moms bahkan dapat memainkan trik dan diam-diam meletakkan mainan di belakang Moms sehingga tidak ada di kedua tangan Moms. Ini akan memukau si Kecil beberapa kali pertama Moms melakukannya tetapi dia akan dengan cepat mengetahui di mana mainan itu berada dan memeriksa sekitar Moms untuk menemukannya.

Moms juga dapat memberi si Kecil giliran untuk menyembunyikan mainan itu. Meskipun tangannya yang mungil mungkin tidak akan menyembunyikannya dengan sempurna, dia akan senang diberi kesempatan menjadi “penyembunyi mainan”.

2. Pergi ke taman bunga

Bawalah si Kecil ke taman untuk melihat bunga-bunga yang sedang bermekaran saat Moms tidak memiliki kegiatan yang mendesak dilakukan. Aktivitas ini bahkan dapat membantu Moms untuk menghilangkan stres. Bagi si Kecil, aktivitas melihat bunga ini mengembangkan keterampilan observasi dan independensinya.

Pastikan si Kecil sudah cukup istirahat dan makan sehingga dia tidak lekas rewel saat melakukan kegiatan ini. Biarkanlah dia memimpin. Jika dia ingin berhenti di suatu tempat, tunggulah sampai dia siap untuk melanjutkan perjalannannya. Sangat menyenangkan untuk melihat dunia dari sudut pandang si Kecil pastinya ya Moms. Hal-hal yang tidak pernah Moms perhatikan sebelumnya bisa tiba-tiba menjadi menarik.

Jika dia memutuskan untuk duduk dan bermain dengan ranting dan batu, duduk di sebelahnya sampai dia selesai. Jangan merasa bahwa ini waktu di taman bunga terbuang sia-sia. Akan tetapi, sekali lagi, biarkan dia mengatur kegiatannya. Jika dia ingin mengobrol, tanggapilah seperlunya.

3. Membantu membersihkan rumah

Membersihkan mungkin hanyalah sebuah tugas membosankan bagi Moms. Akan tetapi, bagi si Kecil, kegiatan sehari-hari itu bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan. Membersihkan rumah dapat membuat si Kecil semakin lihai menirukan dan berimanjinasi serta mengembangkan keterampilan motorik halus dan kasarnya.

Berikan kain dan sapu kecil kepadanya. Temukan area yang aman untuk dibersihkan, misalnya di ruang tamu. Biarkan si Kecil melihat Moms membersihkan meja. Kemudian, berikan kain pembersih kepadanya dan saranakan agar dia mencobanya. Jika Moms ingin menambahkan sedikit tantangan, Moms bisa menaburkan tetesan air di meja untuk dibersihkan.

Ketika dia selesai membersihkan meja, dorong dia untuk membersihkan mainan-mainannya. Jangan gunakan cairan pembersih karena bahannya cenderungberbahaya

Setelah selesai membersihkan dengan menggunakan kain lap, biarkan dia menyapu. Pegang pengki dan biarkan dia menyapu ke dalamnya. Lama-kelamaan, dia akan senang membersihkan ruangannya sendiri.

Itulah tiga kegiatan yang bisa Moms lakukan bersama si Kecil yang berusia 20 bulan. Selamat mencoba.