Konten dari Pengguna

4 Jenis Imunisasi Ibu Hamil Yang Wajib Dilakukan

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

4 Jenis Imunisasi Ibu Hamil Yang Wajib Dilakukan
zoom-in-whitePerbesar

Imunisasi adalah suatu tindakan guna mencegah penyakit untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus atau bakteri. Tujuan imunisasi ibu hamil yaitu untuk melindungi bayi baru lahir terhadap kecacatan. Bukan satu jenis vaksin saja yang diberikan pada ibu hamil, melainkan 4 jenis imunisasi yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Jenis imunisasi ibu hamil yang dilakukan yaitu:

1. Imunisasi TT

Imunisasi ini merupakan salah satu jenis imunisasi yang diberikan pada ibu hamil untuk mencegah penyakit terhadap infeksi tetanus. namun imunisasi TT tidak hanya diberikan pada ibu hamil, tetapi wanita yang akan berencana menikah pun dianjurkan untuk imunisasi TT. Penyakit tetanus ini masuk melalui luka terbuka. Perlu diketahui bahwa bakteri tetanus ini berisiko dapat menyebabkan kematian pada bayi. maka dari itu, ibu hamil harus melakukan imunisasi TT untuk menghindari resiko berbahaya yang disebabkan oleh penyakit tetanus.

2. Imunisasi influenza

Imunisasi influenza termasuk dalam imunisasi ibu hamil, hal ini berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh ibu dan bayi dalam kandungan. Penyakit influenza disebabkan dari flu, jika imunisasi ini dilakukan sesuai jadwal yang sudah ditentukan, maka akan berpengaruh terhadap kesehatan bayi dalam kandungan, bahkan sampai bayi berusia 6 bulan.

3. Imunisasi hepatitis B

Imunisasi ini termasuk imunisasi yang sangat penting bagi ibu hamil. Infeksi hepatitis B berasal dari virus hepatitis. Yang dapat menyebabkan penyakit hati pada bayi. Selain itu imunisasi hepatitis B dapat mencegah terjadinya penyakit kuning pada bayi baru lahir. Imunisasi hepatitis B diberikan pada saat kehamilan pertama, kedua dan keenam.

4. Imunisasi meningicoccal

Imunisasi ini berguna dalam mencegah penyakit meningitis atau radang otak pada bayi. Biasanya pemberian imunisasi meningicoccal untuk ibu hamil pada saat kehamilan pertama.

Selain dari ke empat jenis imunisasi ibu hamil diatas, ibu hamil dianjurkan untuk memperoleh imunisasi varicella (cacar air) dan MMR (gondong, campak dan rubella). Tetapi sebelum melakukan pemberian vaksin MMR, ada baiknya berkonsultasi dulu ke dokter perihal imunisasi. Jika tidak dilakukan dengan cara yang cepat maka akan menimbulkan dampak yang buruk terhadap perkembangan janin di dalam kandungan.

Untuk itu agar kesehatan ibu hamil dan bayi tetap terjaga, maka hindari aktivitas yang kira-kira dapat membahayakan janin, istirahat yang cukup dan disertai dengan mengonsumsi makanan yang banyak nutrisi dan selalu membiasakan diri dengan berolahraga. 

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.