5 Faktor Penyebab Perut Ibu Hamil Tidak Terlihat Buncit

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
"Serius lagi hamil 6 bulan? Kok enggak kelihatan buncit sama sekali ya?"
"Kamu sudah cek ke dokter belum? Jangan-jangan bayinya kecil, Si A baru 4 bulan tapi perutnya udah gede banget tuh".
Pertanyaan kaya begitu sering banget saya dengar waktu hamil Sofia dan bikin sedih tentunya. Padahal saat kontrol ke dokter obgyn, katanya kondisi janin baik-baik saja kok, berat badan normal dan air ketuban pun cukup.
Terus kalau semuanya baik-baik saja, kenapa perut saya tidak terlihat buncit seperti orang lain? Berikut jawabannya:
1. Tinggi Badan
Ini dia nih faktor utama yang bikin saya enggak kelihatan hamil! Rupanya dengan tinggi sekitar 168 cm, Sofia jadi memiliki ruang gerak bebas untuk berkembang di dalam rahim, jadi perut enggak melulu condong ke depan, bisa memanjang atau melebar.
2. Berat Badan
Dari sebelum hamil, berat badan saya memang sudah agak berisi, jadi baru kelihatan buncit saat kehamilan 8 bulan, mungkin karena posisi si bayi sudah mapan. Tapi kalau badan Moms kurus, pasti lebih cepat kelihatan deh kalau lagi berbadan dua.
3. Panggul Lebar
Biasanya ibu hamil yang berbadan tinggi, panggulnya sudah pasti lebar sehingga membuat perut susah buncit. Tapi bonusnya, peluang untuk melahirkan normal lebih besar lho Moms.
4. Kehamilan Pertama
Dokter obgyn saya bilang, ibu yang lagi hamil anak pertama pembesaran perutnya memang terlihat lambat karena otot-otot di perutnya masih kencang. Coba saja nanti pas kehamilan selanjutnya, baru dua tiga bulan mengandung pasti sudah melebar.
5. Posisi Bayi
Pergerakan si Kecil dalam rahim itu sangat memengaruhi bentuk perut lho Moms. Kalau bayi lagi melintang ya perut kita melebar atau kalau sungsang nonjol ke atas.
Intinya, buncit atau tidaknya perut seorang ibu hamil tidak ada pengaruhnya dengan berat badan janin kok. Jadi enggak perlu khawatir dengan komentar orang lain, percaya saja dengan omongan dokter kandungan Moms ya.
Semoga bermanfaat.
By: Regina Nabila Fiardini
Copyright by Babyologist
