Konten dari Pengguna

5 Jenis Batuk Pada Bayi yang Harus Anda Ketahui

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

5 Jenis Batuk Pada Bayi yang Harus Anda Ketahui
zoom-in-whitePerbesar

Meskipun batuk terdengar mengerikan, biasanya itu bukan tanda kondisi serius. Faktanya, batuk adalah refleks yang sehat dan penting untuk membantu melindungi saluran udara di tenggorokan dan dada. Tetapi kadang-kadang, batuk memerlukan pemeriksaan dokter. Memahami apa artinya berbagai jenis batuk akan membantu Anda mengetahui cara merawat batuk pada bayi serta kapan waktu yang tepat untuk membawa si Kecil ke dokter.

Jenis-Jenis Batuk pada Anak

1. Batuk Basah

Apa artinya? Lendir mengalir di belakang tenggorokan pada malam hari (dikenal sebagai postnasal drip), dan kemungkinan besar ada hidung berair yang harus dihadapi dengan serius.

Penyebab yang mungkin adalah: Infeksi (seperti pilek, sinusitis, atau pneumonia), atau alergi.

Bagaimana cara merawatnya? Gunakan tetes hidung saline, dan tawarkan banyak cairan untuk membantu mengencerkan lendir. Produk susu (susu, yoghurt, dan lain-lain) sering dapat menebalkan lendir, jadi harus dibatasi jika memungkinkan, meskipun bayi di bawah satu tahun akan tetap membutuhkan susu untuk asupan nutrisi harian mereka. Jika anak demam dan batuk, hubungi dokter untuk menyingkirkan infeksi yang lebih serius.

2. Batuk Kering dan serak

Apa artinya? Artinya ada iritasi di suatu tempat di dalam saluran pernapasan anak Anda.

Penyebab yang mungkin adalah: Infeksi, alergen, atau iritasi lainnya, seperti debu, serbuk sari, atau asap, yang menghasilkan sedikit atau tidak ada lendir.

Bagaimana cara merawatnya? Sama seperti ketika si Kecil mengalami batuk basah, dengan tetes hidung dan banyak cairan. Jika Anda menduga batuk terkait dengan alergi, lakukan yang terbaik untuk membatasi paparan anak Anda dan tunggu saja. Bicaralah dengan dokter Anda jika Anda khawatir.

3. Batuk Dengan Suara Yang Serak

Apa artinya? Saluran pernapasan anak Anda terbatas dan/atau meradang.

Penyebab yang mungkin adalah: Croup, infeksi virus yang biasanya lebih buruk pada malam hari.

Bagaimana cara merawatnya? Duduk dengan si Kecil di lutut Anda di kamar mandi beruap selama 15-20 menit, atau pergi ke luar di udara segar jika dingin (tidak dingin). Jika dia mengalami kesulitan bernapas yang signifikan, pergi ke rumah sakit untuk perawatan.

4. Disertai dengan mengi

Apa artinya? Anak Anda memiliki lendir untuk membersihkan saluran keluarnya, atau dia mendapat infus postnasal.

Penyebab yang mungkin adalah: Asma atau bronchiolitis, infeksi saluran udara kecil paru-paru yang biasanya terlihat pada anak-anak di bawah usia tiga tahun.

Bagaimana cara merawatnya? Temui dokter untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Jika anak Anda menderita asma, pengobatan mungkin perlu penyesuaian. Jika itu adalah infeksi, mungkin diperlukan antibiotik.

5. Batuk yang parah diikuti dengan ‘raungan’

Apa artinya? Anak Anda benar-benar batuk bahkan semua udara keluar dari paru-parunya, lalu menarik napas dalam-dalam.

Penyebab yang mungkin adalah: Batuk rejan, infeksi bakteri yang dikenal sebagai pertusis.

Bagaimana cara merawatnya? Hubungi dokter sekaligus. Antibiotik mungkin diresepkan untuk membuat anak Anda kurang menular, tetapi ini tidak akan mengobati batuk atau memperpendek durasinya. Ini bisa menjadi infeksi berbahaya pada bayi.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.