8 Manfaat Cermin Bagi Perkembangan Si Kecil

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
8 Manfaat Cermin Bagi Perkembangan Si Kecil
Ternyata, cermin adalah alat yang murah dan pasti untuk mendukung perkembangan si Kecil. Salah satu alasan mengapa bayi menyukai cermin adalah karena mereka menyukai wajah. Itulah sebabnya si Kecil senang memandang Moms. Dia juga senang berinteraksi dengan bayangannya sendiri di cermin. Saat usianya masih muda, si Kecil belum tahu bahwa bayi yang menatapnya itu sebenarnya adalah refleksi dari dirinya sendiri. Dia mungkin terus mengoceh, berbicara, dan tertawa dengan anak misterius ini. Kemudian, ketika dia berusia sekitar 20 bulan, dia mulai sadar bahwa bayangan di cermin adalah miliknya.
Cermin memicu rasa ingin tahu dan memotivasi anak kecil untuk belajar dan berlatih keterampilan.
Beberapa manfaat cermin bagi perkembangan si Kecil:
1. Tummy time
Selama tummy time, sebuah cermin dapat memotivasi si Kecil untuk mengangkat kepalanya, tetap menahan kepalanya, dan melihat-lihat sekitarnya. Apabila si Kecil menangis setiap kali diletakkan tengkurap, tempatkan cermin yang aman di depannya. Ini mungkin dapat menarik minatnya untuk tetap tengkurap.
2. Penglihatan
Cermin mendukung pelacakan visual saat si Kecil menonton pantulan benda bergerak, bisa jadi gerakan tubuhnya sendiri, hewan peliharaan keluarga yang berjalan melalui ruangan, atau Moms saat melihatnya bermain dengan cermin.
3. Keterampilan motorik halus
Cermin menginspirasi bayi untuk mencapai, menepuk, dan menunjuk. Ketika mereka dapat menangkap benda, bermain dengan cermin yang dipegang mendukung keterampilan tangan dan jari yang halus saat mereka memegang dan menggerakkan cermin untuk menangkap berbagai pandangan di sekitar mereka.
4. Koordinasi tangan-mata
Mencapai, menepuk, dan menunjuk bayangan dalam cermin juga memperkuat koordinasi tangan-mata si Kecil.
5. Keterampilan motorik kasar
Cermin dapat mendorong si Kecil untuk berguling, duduk, merangkak, berdiri, dan sebagainya hanya karena dia ingin lebih dekat dengan bayangannya tersebut.
6. Rentang perhatian
Cermin dapat membuat si Kecil tertarik dan tetap memandang bayangannya sendiri. Semakin lama dia berfokus pada sesuatu, semakin lama rentang perhatiannya.
7. Rasa tahu dan mawas diri
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sekitar usia 20 bulan si Kecil lambat laun menyadari bahwa yang berada di dalam cermin bukanlah orang lain tetapi dirinya sendiri. Untuk menguji ini, oleskan sesuatu di wajahnya, misalnya cat ramah anak. Jika dia menyentuh cermin, dia pikir bayangannya adalah bayi lain; jika dia menyentuh wajahnya sendiri dia menyadari bayangan itu adalah miliknya.
8. Keterampilan berbahasa dan emosional
Cermin adalah cara kreatif untuk menggunakan imitasi untuk mengajarkan kosakata, gerak tubuh, dan konsep emosional.
Berikut tips-tips memilih cermin yang aman untuk anak:
- Untuk dibawanya bermain sendiri, pilih cermin plastik dengan tepi yang dilapisi plastik.
- Pasang cermin besar di lantai atau di sebelah meja ganti. Pastikan cermin tersebut terpasang dengan aman ke dinding.
- Pastikan cermin yang dipasang di kotak tidur memang dirancang untuk tujuan tersebut dan dapat dipasang dengan aman.
- Simpan cermin di luar jangkauan saat tidak digunakan.
