9 Gejala Campak pada Anak

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pengertian penyakit campak
Campak adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang sangat menular. Virus yang dimaksud adalah virus campak golongan Paramyxovirus. Bayi dan anak-anak yang belum mendapatkan vaksin campak sangat rentan terkena penyakit ini. Dari mulai waktu terjadinya infeksi, butuh dua hingga empat hari hingga kulit penderita muncul ruam kulit. Setelah penderita penyakit campak mendapatkan perawatan dan sembuh, dia akan mendapatkan kekebalan dan tidak akan terkena campak lagi seumur hidupnya.
Gejala campak pada anak
1. Demam
Seperti gejala penyakit pada umumnya, penderita campak bisa terserang demam. Kondisi demam, terutama pada bayi, dianggap biasa karena ini adalah cara alami tubuh melawan penyakit. Catat suhu normal si Kecil dan suhunya ketika demam. Apabila demam tidak turun dalam waktu 24 jam, segera bawa si Kecil ke dokter.
2. Hidung berair
Tanda gejala campak pada anak berikutnya adalah hidung berair. Gejala ini biasanya muncul pada hari kedua setelah penderita terserang demam.
3. Batuk
Hidung berair juga dapat memicu batuk, yang menjadi tanda gejala campak selanjutnya. Jika si Kecil batuk-batuk, patut dicurigai bahwa infeksi sudah menyerang tubuh dan berkembang baik dalam tubuh. Gejala batuk ini biasanya akan berhenti apabila penderita mengalami gejala lainnya.
4. Mual, muntah, dan diare
Karena merasa tidak nyaman dan lemah, bayi penderita campak dapat mengalami mual-mual, muntah-muntah, dan diare.
5. Tubuh penderita lemah, lesu, dan lelah
Bayi yang terlihat lesu, lemah, dan rewel berbarengan dengan timbulnya beberapa gejala campak lainnya memang dapat dicurigai menderita campak. Si Kecil kemungkinan hanya ingin bermalas-malasan di tempat tidur dan gampang rewel.
6. Tidak bernafsu makan
Badan lelah, mual, dan gejala-gejala campak pada anak lain mungkin akan membuat si Kecil tidak nafsu makan. Apalagi, jika sesudah makan malah tubuh terasa tambah tidak nyaman.
7. Mata berair dan berwarna merah
Gejala campak pada anak berupa mata berair dan berwarna merah sering muncul bersamaan dengan batuk dan pilek. Ini juga bisa dipicu oleh seringnya bayi menangis akibat tidak nyaman dengan tubuhnya.
8. Ada bintik-bintik merah (koplik) di kulit anak/bayi
Bintik-bintik berwarna merah atau putih, kecil-kecil, dan bertekstur seperti pasir adalah tanda-tanda campak pada anak lainnya yang terlihat jelas. Bintik koplik ini baru akan muncul beberapa hari setelah gejala campak lainnya tampak. Biasanya, bintik-bintik tersebut akan banyak ditemukan di selaput lendir di bagian dalam pipi dan pipi bayi, karakteristiknya pun berbeda dari biduran.
9. Keluar ruam-ruam khas campak
Ruam-ruam khas penyakit campak pada bayi dan anak muncul ketika bintik koplik di beberapa bagian tubuh. Wajah, leher, punggung, tangan, lengan, dan kaki adalah bagian-bagian penting yang harus dilindungi akibat campak. Meski timbulnya ruam tampak tidak mengenakkan dilihat, ini justru adalah tanda bahwa gejala lainnya sudah mulai berkurang.
Itulah sembilan tanda gejala campak pada anak yang bisa dilihat secara fisik oleh orang lain. Diharapkan, dengan membaca ini wawasan orang tentang penyakit campak bisa sedikit terbuka.
