kumparan
16 Februari 2019 15:24
Para ahli merekomendasikan untuk menyusui ASI secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan si Kecil. Setelah itu, ASI masih direkomendasikan bersama dengan makanan pendamping ASI (MPASI).
ADVERTISEMENT
ASI terdiri dari berbagai macam substansi yang kompleks. Komposisi ASI terdiri dari 200 substansi berbeda. ASI Moms dengan Moms lainnya bisa berbeda, Bahkan, komposisi ASI Moms tidak akan tepat sama sepanjang waktu. Komposisi ASI terus berubah selama setiap menyusui dari waktu ke waktu untuk memenuhi kebutuhan si Kecil yang sedang tumbuh.

Berikut adalah komposisi utama ASI:

1. Air

ASI terdiri dari sekitar 90% air. Air dalam ASI di antaranya menjaga agar si Kecil tetap terhidrasi, membantu mengatur suhu tubuh, melumasi sendi, dan melindungi organ.

2. Karbohidrat

Karbohidrat adalah sumber energi nomor satu tubuh. ASI mengandung gula susu yang dikenal sebagai laktosa sebagai sumber karbohidrat utama. Ada jauh lebih banyak laktosa dalam ASI jika dibandingkan dengan susu sapi. Manfaat laktosa adalah sebagai sumber energi utama untuk pertumbuhan dan perkembangan terutama perkembangan otak. Oligosakarida yang dikandung ASI juga diperlukan untuk mempromosikan bakteri sehat di usus. Bakteri sehat itu akan melindungi usus si Kecil dari diare bayi.
ADVERTISEMENT

3. Lipid

Kandungan lipid mungkin hanya sebesar 4% dari ASI. Namun, lipid memberikan 50% kalori yang didapat si Kecil dari ASI. Lipid adalah sumber utama energi, kolesterol, dan asam lemak esensial seperti DHA. Mereka diperlukan untuk perkembangan otak, sistem saraf, dan penglihatan si Kecil. Lipid juga bertanggung jawab atas kenaikan berat badan bayi Anda saat ia tumbuh. ASI Moms harus mengandung semua lemak yang dibutuhkan si Kecil. Namun, jika Moms menjalankan diet vegetarian, diskusikan apakah Moms perlu mengonsumsi suplemen DHA jika dianjurkan oleh dokter.

4. Protein

Manfaat protein adalah untuk membangun, memperkuat, dan memperbaiki tubuh. Hormon, enzim, dan antibodi dihasilkan dengan bantuan protein. Si Kecil akan sangat mudah mencerna protein dalam ASI sehingga dapat tumbuh dan berkembang.
ADVERTISEMENT
Salah satu protein yang sangat penting dalam ASI adalah laktoferin. Protein tersebut berfungsi untuk memindahkan zat besi ke seluruh tubuh si Kecil dan membantu melindungi usus dari infeksi.

5. munoglobulin

Antibodi imunoglobulin dapat melawan penyebab penyakit seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit. Sifat kekebalan yang ditemukan dalam ASI juga dapat membantu melindungi si Kecil dari flu biasa, infeksi telinga, muntah, diare, dan infeksi berbahaya lainnya yang memengaruhi bayi baru lahir.
Antibodi utama dalam ASI adalah secretory immunoglobulin A (IgA). IgA melapisi paru-paru dan usus si Kecil. Itu menutup mereka untuk mencegah kuman memasuki tubuh dan darah si Kecil. Antibodi dalam ASI bahkan lebih penting jika Moms melahirkan bayi prematur atau bayi yang akan menghabiskan banyak waktu di tempat penitipan anak.
ADVERTISEMENT

6. Hormon

Hormon berfungsi mengontrol pertumbuhan dan perkembangan, metabolisme, stres, rasa sakit, dan tekanan darah. ASI mengandung prolaktin, hormon tiroid, faktor pertumbuhan, relaxin, endorfin, erythropoietin, kortisol, leptin, estrogen, progesteron, dan banyak lagi.

7. Enzim

ASI mengandung lebih dari 40 enzim. Beberapa enzim membantu pencernaan dengan menghancurkan lemak atau protein, dan lainnya melindungi si Kecil dari kuman dan penyakit. Ada juga enzim yang belum diketahui kegunaannya. Namun, enzim-enzim tersebut memerankan peran penting dalam kesehatan dan perkembangan si Kecil.

8. Vitamin

Vitamin membuat tulang, mata, dan kulit sehat serta mencegah berbagai macam penyakit seperti kudis dan rakhitis. 

9. Mineral

Kandungan mineral dalam ASI ternyata cukup banyak lho Moms, misalnya zat besi, seng, kalsium, natrium, klorida, magnesium, dan selenium. Mineral dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat. Mereka membantu membangun tulang yang kuat, membuat sel darah merah untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, dan menjaga otot dan saraf berfungsi dengan baik.
ADVERTISEMENT
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist
Copyright by Babyologist
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan