Air Humidifier untuk Kualitas Tidur yang Lebih Baik
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Air Humidifier untuk Kualitas Tidur yang Lebih Baik

Akhir-akhir ini kita sering mengeluh tentang panasnya udara di luar, bayi pun menjadi tidak nyaman dengan panasnya udara beberapa minggu terakhir ini. Seharusnya masuk bulan November sudah mulai musim hujan. Di Denpasar, Bali hujannya masih malu-malu untuk datang. Saya pun sempat merasa tidak nyaman apalagi anak-anak saya yang tiada hari tanpa berkeringat dan sehari bisa 3-4 kali ganti pakaian. Satu-satunya solusi adalah menghidupkan AC. AC di rumah saya non-stop hidupnya mom, dan kami lumayan boros listrik karena ini. Ya, ini memang salah satu tantangan ketika hidup di wilayah tropis.
Tahukah, moms bahwa penggunaan Air Conditioner (AC) dapat membuat udara kering dan hal ini membuat kita tidak nyaman saat bernapas, begitu pula anak-anak kita. Kita saja sensitif, apalagi anak-anak kita. Sehingga solusinya, kita dapat menggunakan air humidifier.
Apakah Air Humidifier itu?
Air humidifier adalah alat untuk menjaga kelembaban udara di dalam ruangan, air humidifier perlu diisi air untuk menyemburkan uap ke seluruh ruangan. Dengan begitu, kita, bayi dan anak-anak kita menjadi lebih lega untuk bernapas di ruangan ber AC sekalipun.
Air Humidifier, Air Purifier dan Diffuser, apakah sama?
Tiga alat ini berbeda fungsi moms, meskipun bentuknya hampir mirip. Air purifier fungsinya menjernihkan udara di dalam ruangan dengan cara menahan virus dan bakteri dalam sebuah penyaring, sedangkan diffuser hampir mirip dengan air humidifier yakni sama-sama menggunakan air tetapi bedanya diffuser digunakan untuk menyemprotkan essential oil (minyak atsiri) ke seluruh rungan.
Apakah manfaat air humidifier untuk bayi?
Sistem pernapasan bayi lebih sensitif dari orang dewasa. Jika terlalu sering berada di ruangan ber-AC, tanpa humidifier maka akan berdampak tidak baik bagi bayi yang harus menghirup udara kering dalam ruangan. Beberapa manfaat dari air humidifier untuk bayi antara lain:
- Masalah kesehatan seperti, kulit kering, bibir pecah-pecah dan iritasi dapat dihindari
- Gejala flu dapat berkurang, atau jika sudah terserang flu maka bayi dapat bernapas lebih lega
- Mencegah mimisan dan radang tenggorokan
Namun, moms harus ingat bahwa jika tidak cermat maka air humidifier dapat berbahaya bagi bayi. Air humidifier dapat memicu pertumbuhan jamur dan bakteri, sehingga penting untuk selalu membersihkan humidifier yang moms miliki di rumah. Pilih air humidifier yang bunyinya tidak bising ketika digunakan agar bayi bisa tidur dengan nyenyak, dan terakhir pilih air humidifier yang memiliki pengatur tingkat kelembaban, karena jika tidak memiliki sistem ini, maka air humidifier dapat membuat udara jadi terlalu lembap dan memicu pertumbuhan bakteri dan jamur serta akan berdampak pada kerusakan pada struktur bangunan rumah.

