Amankah Penggunaan Pospak?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keamanan dan kesehatan anak tentu menjadi prioritas setiap orangtua. Sesederhana saja tentang pemilihan popok bagi bayi.
Banyak orangtua zaman dahulu yang tidak mengenal popok sekali pakai (pospak). Saya yang tumbuh tanpa pospak memiliki pemahaman awal tentang pospak yang menakutkan.
“Jangan pakai pospak, nanti anaknya jadi tukang ompol, nggak bisa mengenali tanda-tanda mau pipis.”
“Ngajarin anak jorok, pipis dan pup di mana aja.”
“Itu, ibunya saja yang malas, makanya pakai pospak.”
“Pakai pospak menyebabkan kanker loh.”
Alhasil, belum juga bayi saya lahir, saya sudah dibayangi kewalahan menghadapi tumpukan pakaian kotor karena anak saya kelak harus tanpa pospak. Namun, saat saya pulang bersalin dari rumah sakit, saya justru dibekali pospak suatu merek oleh suster.
Saya pun jadi berpikir, kalau pospak memang berbahaya, rumah sakit tidak mungkin membekali saya. Berbekal itulah saya memberanikan diri untuk memakaikan pospak pada anak saya. Saya juga berkonsultasi dengan dokter.
Hal yang perlu diperhatikan saat memakaikan pospak pada anak
Pospak dapat berbahaya jika pemakaiannya salahBanyak orang beranggapan pospak diganti saat penuh. Bukan ya, Moms. Idealnya, pospak diganti setiap kotor. Setelah pipis, langsung diganti, begitu juga pup.
Buatlah alarm penggantian pospakMoms bisa melakukannya per tiga jam sekali. Dengan hal ini kita juga dapat mengetahui jadwal sang buah hati buang air kecil atau pup. Sehingga memudahkan saat toilet training.
Jangan membeli pospak dalam jumlah banyakSaat bayi baru lahir, jangan langsung membeli pospak dalam jumlah banyak. Pospak juga memiliki tingkat kecocokan yang berbeda untuk setiap bayi. Baiknya, Moms mencoba pospak merek apa yang cocok sebelum menyetoknya.
Pakaikan pospak yang sesuai dengan tumbuh kembang si KecilPospak tipe celana mulai dikenakan saat bayi sudah banyak gerak, karena tipe perekat dikhawatirkan lepas saat bayi beraktivitas.
Gunakan psopak berdasarkan waktuPakaikan pospak dengan perekat pada malam hari, memudahkan saat Anda menggantinya tanpa mengganggu tidur bayi.
Semoga bermanfaat.
By: Hatfina Dini
