Konten dari Pengguna

Anakku Tidak Terlambat Tengkurap

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anakku Tidak Terlambat Tengkurap

Halo Moms. Mau sharing nih tentang perkembangan anakku yang sempat dibilang terlambat oleh beberapa orang. Anakku lahir dengan berat badan yang lumayan besar yaitu 3,8 kg. Mulai lahir perkembangannya normal dan belum pernah sakit kecuali panas setelah imunisasi. Namun muncul rasa khawatir saat si kecil berumur 3 bulan dan belum menunjukkan tanda-tanda mau tengkurap. Padahal anak lain yang seumurannya sudah bisa miring pada usia beberapa hari dan tengkurap sendiri saat usia 2 bulan. Rasa khawatir ini bertambah ketika beberapa saudara dan teman menanyakan kenapa anakku belum bisa tengkurap. Bahkan ada yang bilang kalau anakku terlalu gendut sampai tidak bisa miring sendiri. Padahal setiap bulan ditimbang berat badan dan tinggi badannya di bidan maupun posyandu hasilnya normal.

Akhirnya saya cari informasi sendiri Moms tentang tengkurap pada bayi. Ternyata masih normal kalau bayi baru bisa tengkurap pada usia 4 sampai 5 bulan. Tapi karena pertanyaan itu terus muncul dan bisa membuat sedih dan khawatir, akhirnya saya melakukan beberapa cara untuk melatih anak untuk bisa tengkurap.

Beberapa cara yang saya lakukan adalah:

1. Tummy time.

Sebenarnya tummy time bisa dilakukan sejak usia 1 bulan. Bahkan ada beberapa orang yang melatih bayinya tummy time setelah tali pusarnya puput, yaitu sekitar usia 1 minggu. Saya sendiri sudah baca tentang manfaat tummy time sejak hamil, namun baru berani melakukan pada anak sendiri pada usia 3 bulan. Saat itu pun saya masih ragu-ragu Moms, karena ada rasa takut kalau kepala bayi bisa terkilir. Pada awal-awal tummy time hanya saya lakukan kurang dari 3 menit. Setiap kali bayi terlihat kurang nyaman langsung saya kembalikan pada posisi terlentang. Lama-lama durasinya bisa diperpanjang selama si kecil masih merasa nyaman Moms.

2. Pijat bayi.

Seperti yang Moms tau kalau ada gerakan pijat bayi yang dapat mengatasi masalah pencernaan. Nah ternyata ada juga pijat bayi yang dapat merangsang pertumbuhan si kecil. Moms bisa searching beberapa teknik pijat bayi ini. Saya sendiri melakukan pijat setelah anak mandi. Area yang sering saya pijat yaitu kaki dan tangannya. Selain merangsang pertumbuhan anak, pijat bayi ini juga membuat si kecil nyaman dan jarang rewel lho Moms

3. Sounding.

Moms pernah dengar tentang sounding kan? Sounding tak hanya dapat digunakan pada anak yang mengalami susah makan maupun saat menyapih. Sounding coba saya terapkan ketika anak saya belum bisa tengkurap dan ternyata berhasil. Hampir setiap kali menyusu saya katakan pada si kecil untuk semangat belajar tengkurap. Saya katakan bahwa dia anak yang hebat dan sehat. Si kecil yang paling tau tubuhnya kapan siap untuk tengkurap. Saya sebagai ibunya hanya bisa merangsang dan melatihnya, tapi semuanya tetap tergantung dari kesiapan si kecil.

Beberapa cara diatas berhasil kurang lebih sebulan pada anakku Moms. Bahkan bukan hanya tengkurap, sekarang saat usianya memasuki 6 bulan si kecil sudah jago menggelinding di atas kasur. Semoga tips diatas juga bermanfaat bagi Moms yang ingin melatih anaknya tengkurap ya Moms.