Antibodi Antisperma Penyebab Ketidaksuburan Moms & Dads?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Sesuai namanya, antibodi antisperma menangkal adanya sperma dalam tubuh. Kondisi ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menganggap sperma dalam air mani pria sebagai zat asing yang berbahaya kemudian merusak atau membunuhnya.
Antibodi antisperma tidak umum terjadi. Baik pria maupun wanita bisa membuat antibodi ini. Antibodi tersebut dapat mempersulit pasangan untuk memiliki keturunan. Akan tetapi, jarang hanya karena antibodi ini membuat seseorang mustahil untuk hamil.
Pada pria, infeksi pada prostat atau cedera pada testis dapat memicu respon kekebalan ketika sperma bersentuhan dengan darah. Ini juga dapat terjadi setelah operasi testis seperti vasektomi.
Tubuh wanita dapat membuat antibodi antisperma jika mereka memiliki reaksi alergi terhadap air mani. Antibodi dalam vagina wanita membunuh sperma. Hal ini jarang terjadi dan dokter juga tidak tahu persis mengapa hal tersebut dapat terjadi.
Jika Moms & Dads sulit hamil, dokter mungkin akan merekomendasikan tes kesuburan, termasuk memeriksa apakah tubuh Moms & Dads memproduksi antibodi antisperma. Moms akan diperiksa sampel darahnya dengan menggunakan tes imobilisasi sperma. Kemungkinan, dokter akan memeriksa lendir serviks untuk mengetahui apakah ada antibodi antisperma di dalamnya.
Sementara itu, Dads akan diperiksa spermanya dengan menggunakan tes imunobead. Untuk memberikan sampel semen, Dads perlu bermasturbasi. Pilihan lain adalah tes reaksi antiglobulin yang dilakukan pada darah.
Tidak semua ahli setuju bahwa masuk akal untuk menguji antibodi antisperma. Beberapa mengatakan bahwa kita tidak memiliki cukup bukti tentang cara terbaik untuk membantu orang yang memiliki antibodi dan yang ingin memiliki keturunan.
Untuk pria, dokter mungkin memberi Dads obat untuk menurunkan respon kekebalan tubuh Dads. Obat ini bisa menyebabkan lebih sedikit antibodi dan meningkatkan kemungkinan Moms bisa hamil.
Untuk wanita, satu perawatan yang terbukti membantu peluang Moms untuk hamil adalah inseminasi intrauterin. Saat itulah, dokter menempatkan sperma langsung di rahim Moms. Ini memungkinkan sperma untuk menghindari kontak dengan antibodi antisperma di lendir serviks Moms.
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist
Copyright by Babyologist
