Apa Itu Milk Blister?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Apa Itu Milk Blister?
Saat menyusui si kecil saya pernah mendapati payudara saya terasa sakit dan seperti ada cairan asi yang menggumpal lalu membeku, mungkin orang banyak menyebutnya “grinjelan di payudara”.
Segala cara sudah saya lakukan mulai dari kompres air hangat, memijat payudara, pumping, menyusui si kecil terus menerus. Namun grinjelan itu tak kunjung hilang. Belum lagi setiap di hisap oleh si kecil,puting saya terasa sangat sakit, Bahkan saat itu saya sampai keringat dingin. Awalnya saya tidak sadar namun setelah saya cek di puting saya, ternyata ada titik kecil berwarna putih. Karena sudah tidak tahan menahan rasa sakitnya akhirnya saya memutuskan untuk berkonsultasi ke konselor ASI.
Saat berkonsultasi, saya baru tahu bahwa saya mengalami milk blister. Apasih sebenarnya milk blister itu? Jadi milk blister adalah jerawat yang muncul di sekitar puting, biasanya berisi cairan berwarna putih kekuningan atau bahkan nanah. milk blister biasanya menyumbat saluran susu, walaupun tidak selalu demikian. Hal ini tidak boleh di sepelekan, karena sumbatan ASI bisa menyebabkan mastitis loh moms.
Saya kemudian disarankan untuk tetap menyusui si kecil. Atau bila sudah tidak tahan bisa juga di pecahkan dengan jarum steril di konselor asi tersebut. Namun nyali saya langsung kendor saat mendengar kata jarum. Akhirnya saya memutuskan untuk tetap menyusui si kecil sampai jerawat itu pecah dengan sendirinya. Yaaa benar saja, beberapa jam setelah saya rutin menyusui si kecil tak lama jerawat itupun pecah. Bekas luka blister masih agak sakit , tetapi jauh lebih baik rasanya ketimbang sebelum di pecahkan, sekitar dua hari rasa sakit saat menyusui akan menghilang. Grinjelan yang berada di payudarapun lama-lama sudah tidak ada.
Beberapa penyebab milk blister:
-kelebihan produksi ASI di payudara
-posisi menyusui yang salah atau pelekatan tak sempurna.
-adanya jamur penyebab sariawan yang biasanya menyebabkan luka, bukan hanya satu saja.
-pemakaian alat pumping yang hisapannya terlalu kencang sehingga menimbulkan luka/lecet.
-salah memilih bra
Lalu bagaimana cara mengatasinya?
-Kompres payudara dengan air hangat.
-memakai bra yang sesuai.
-bersihkan sisa ASI, gosok dengan lembut di bagian milk blister dengan kasa yg sudah di rendam dengan air hangat. Apabila jerawat belum pecah , mom bisa langsung ke konselor asi. Dan jerawat itu di pecahkan dengan jarum yang sudah steril.
-menyusui dengan posisi yang benar. Posisi kepala dan bayi harus berada dalam satu garis lurus. Serta mulut bayi terbuka lebar dan bisa meraih semua permukaan areola.
-tetap menyusui si kecil.
Sekian moms pengalaman saya. Karena penyebab blister bisa terjadi karena kebiasaan kita pada saat menyusui.
