Konten dari Pengguna

Apakah Ada Perbedaan Antara Vaksin Dan Imunisasi?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah Ada Perbedaan Antara Vaksin Dan Imunisasi?
zoom-in-whitePerbesar

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, pengertian vaksinasi adalah penanaman bibit penyakit (misalnya campak, cacar, dan lain sebagainya) yang sudah dilemahkan ke dalam tubuh atau binatang (dengan cara menyuntikkan atau menggoreskan) agar orang atau binatang itu menjadi kebal terhadap penyakit tertentu. Sedangkan pengertian imunisasi yaitu pengimunan atau pengebalan secara alami terhadap bakteri atau penyakit, maksudnya yaitu ketika seseorang melakukan imunisasi maka sistem imun menjadi lebih kuat.

Selain itu, vaksin merupakan pengenalan dari luar ke dalam tubuh, sedangkan Imunisasi adalah proses yang terjadi di dalam tubuh setelah pemberian vaksin atau yang lainnya yang diperkenalkan ke dalam tubuh, saat itu tubuh akan mulai membangun kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit, tergantung dari vaksin yang disuntikkan.

Misalnya ketika dokter atau tim medis melakukan vaksin polio, maka tubuh akan mengimunisasi untuk membangun kekebalan terhadap penyakit polio.

Pada umumnya, vaksin yang disuntikkan ke dalam tubuh seseorang yaitu berasal dari bakteri yang tidak aktif atau yang sudah dilemahkan. Sehingga pada saat tubuh sudah menerima vaksin, maka seseorang akan mendapatkan perlindungan.

Jadi sebenarnya vaksin dan imunisasi itu saling berkaitan, vaksin merupakan bagian dari imunisasi sedangkan imunisasi yaitu proses yang terjadi setelah vaksinasi.

Jenis-Jenis Imunisasi

Imunisasi terbagi menadi 2 macam, pertama imunisasi aktif dan kedua imunisasi pasif. Contoh imunisasi aktif yaitu vaksin. Vaksin disebut imunisasi aktif sebab ketika seseorang disuntikkan vaksin maka tubuh akan langsung membentuk antibodi terhadap penyakit tertentu. Sehingga ada upaya dari tubuh untuk membentuk antibodi.

Sedangkan untuk imunisasi pasif yaitu pemberin Air Susu Ibu atau ASI. Sebab ASI dapat membentuk antibodi secara alami dan bayi secara otomatis akan mendapatkan serum antibodi dari ASI. Sehingga ketika ASI memberikan serum antibodi ke dalam tubuh bayi, tubuh tidak berupaya untuk membentuk antibodi, pasalnya serum yang diberikan sudah berupa antibodi terhadap penyakit tertentu.

Imunisasi pasif berbeda dengan vaksinasi, ketika tubuh mendapatkan serum (contohnya saat memberikan ASI) maka tubuh tidak berupaya atau belajar untuk membentuk antibodi. Karena itu tubuh tidak memiliki kemampuan untuk memproduksi antibodi, sehingga imunisasi ASI hanya kebal terhadap penyakit dalam waktu terbatas.

Jadi, meskipun sebenarnya vaksin dan imunisasi itu berbeda, tetapi vaksin dan imunisasi masih saling berkaitan dan memiliki tujuan yang sama yaitu untuk mencegah datangnya penyakit.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.